Mauricio Pochettino: Musim Tanpa Trofi Berarti Kegagalan

Komentar()
Getty Images
Secara pribadi, sang manajer Spurs punya ambisi besar untuk bisa menjadi juara.

Mauricio Pochettino mengatakan dirinya akan menganggap musim lain tanpa trofi sebagai kegagalan bagi Tottenhan Hotspur.

Namun, itu hanya sebatas pandangan pribadinya karena merasa klub tetap akan mengapresiasi proses perjuangannya bersama para penggawa Spurs untuk mengejar trofi pertama sejak 2008.

Di bawah arahan Pochettino, Tottenham berkembang pesat. Selain mampu konsisten bersaing di empat besar Liga Primer dalam beberapa tahun terakhir, musim 2018/19 lalu ditandai dengan pencapaian luar biasa saat lolos ke final Liga Champions sebelum kalah dari Liverpool.

"Tentu saja selalu menjadi prioritas saya [memenangkan trofi]," ujar sang manajer asal Argentina kepada Sky Sports jelang duel lawan Manchester City, Sabtu (17/8) malam WIB.

"Tapi prioritas besarnya adalah membantu klub. Itu tidak mengubah pandangan bahwa prioritas saya adalah untuk menang, memenangkan pertandingan dan trofi."

"Saya pikir beberapa hari lalu seseorang bertanya kepada saya apa target saya musim ini. Target pribadi adalah memenangkan trofi, tapi bukan berarti memenangkan trofi adalah kewajiban, atau akan menjadi musim yang gagal apabila klub tidak memenangkan trofi."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Tapi secara pribadi, apabila pada akhirnya kami tidak memenangkan sebuah trofi, maka bagi saya itu berarti sebuah musim yang gagal. Tapi itu bukan berarti kegagalan bagi klub, itu hanya berlaku untuk saya, bukan kolektif sebagai klub."

Tottenham membuka kampanye Liga Primer musim 2019/20 ini dengan hasil positif saat mengalahkan klub promosi, Aston Villa 3-1 pada akhir pekan kemarin.

 

Tutup