Miralem Pjanic Juventus 2019-20Getty Images

Miralem Pjanic Nikmati Sarriball, Meski Juventus Seret Gol

Miralem Pjanic mengakui bahwa Juventus mengambil risiko dengan jarang menunjukkan ketajaman dalam urusan membobol gawang lawan.

Juve saat ini tak terkalahkan dalam 13 pertandingan kompetitif di bawah asuhan Maurizio Sarri sepanjang musim 2019/20, duduk di puncak klasemen Serie A setelah 10 pekan dan meraih dua kemenangan dari tiga laga fase grup Liga Champions.

Hanya saja, mereka jarang memenangkan pertandingan dengan skor telak, baru dua kali menang dengan lebih dari dua gol dalam dua kesempatan sejauh ini, bahkan empat laga terakhir yang mereka menangkan selalu berakhir dengan 2-1.

Pjanic melewatkan laga terakhir saat Juve menang atas Genoa, berkat eksekusi penalti menit akhir Cristiano Ronaldo, namun sang gelandang kemungkinan akan kembali menjadi starter saat bertemu Torino pada Minggu (3/11) dini hari WIB.

Di saat dirinya sangat berkembang di bawah sistem Sarri, sang penggawa internasional Bosnia & Herzegovina meminta agar para penyerang bermain lebih efektif dan produktif.

"Apa yang saya sukai dari visi [Sarri] adalah permainan dengan satu dan dua sentuhan, membuat bola lebih bergerak ketimbang kami, karena bola selalu bergerak lebih cepat," kata Pjanic kepada Tuttosport.

"Meski pun, baru-baru ini kami telah melihat pertandingan dengan beberapa gol lebih sedikit dibandingkan dengan peluang yang kami ciptakan, dan hal itu menempatkan kami dalam sedikit bahaya dan tidak memberi kami segenap kepuasan yang bisa kami miliki dari cara kami bermain."

"Kami harus lebih tajam dan memanfaatkan lebih banyak peluang. Ini juga akan membuat lawan-lawan lebih respek dan menakuti kami."

"Ketenangan dan kejelasan akan datang setelah kami mulai mencetak lebih banyak gol, dan kami kemudian akan terus melakukannya karena tim ini memiliki kualitas yang sangat besar dari segenap sisi. Tapi memang kami harus lebih tajam."

Iklan
0