Brescia menerima sanksi penutupan sebagian sektor stadion setelah aksi rasisme yang dilakukan fans mereka terhadap Miralem Pjanic, meski hukuman tersebut ditangguhkan.
Gelandang Juventus tersebut mencetak gol kemenangan 2-1 dalam laga Serie A Italia, Rabu (25/9) kemarin dan beberapa tifosi Brescia yang hadir di Stadio Mario Rigamonti mencemoohnya dengan nada rasisme.
Teriakan "zingaro" atau yang berarti "gypsy" -- kaum yang mengalami diskriminasi masa lalu di Eropa -- ditujukan kepada sang penggawa internasional Bosnia-Herzegovina.
Pjanic kemudian mengutuk kejadian tersebut melalui sebuah unggahan yang dikirimnya melalui laman Instagram.
Pimpinan komite disiplin Serie A menyatakan dalam sebuah buletin pada Jumat (27/9), bahwa sektor 'Curva Nord' di stadion Brescia akan ditutup untuk satu laga kandang. Namun, ditambahkan bahwa hukuman tersebut telah ditangguhkan selama 12 bulan.
Masalah rasisme memang semakin membesar di Italia belakangan ini. Awal musim 2019/20 ini, striker baru Inter Milan, Romelu Lukaku juga menjadi sasaran aksi negatif tersebut dari pendukung Cagliari.


