Miralem Pjanic mengatakan dirinya tidak perah diberitahu oleh pelatih Ronald Koeman mengenai alasan mengapa jarang diberi menit bermain yang lebih banyak di Barcelona.
Sang gelandang diyakini akan memainkan peran besar di Camp Nou musim ini setelah tiba dari Juventus pada awal 2020/21 dalam kesepakatan transfer yang melibatkan Arthur ke Serie A.
Namun, ia sejauh ini baru tampil lima kali sebagai starter di La Liga untuk Barcelona dan mengakui tidak sependapat dengan keputusan Koeman yang terus menerus mencadangkannya.
Dalam sebuah wawancara dengan Telefoot, pemain Bosnia-Herzegovina itu berkata: "Saya telah bermain di semua klub yang pernah saya bela dan dengan semua pelatih yang pernah bersama saya. Situasi seperti ini tidak pernah terjadi pada saya. Tentu saja tidak mudah, saya menerimanya dengan susah payah."
"Saya tidak memiliki alasan pasti mengapa saya tidak memiliki menit bermain sesuai harapan."
"Saya terus bekerja dan Anda harus menghormati keputusan yang diambil, bahkan jika Anda tidak setuju. Saya ingin meninggalkan jejak saya di klub ini."
Pjanic sebelumnya merupakan sosok kunci di Juventus selama empat musim, serta juga bersama AS Roma, Lyon dan Metz.
Akan tetapi, pemain berusia 30 tahun itu sering berada di bangku cadangan di bawah asuhan Koeman. Ia menjadi starter dalam enam pertandingan di Liga Champions musim ini, namun hanya lima kali dari 23 pertandingan di La Liga.
Baru-baru ini kemunculan pemain muda Riqui Puig dan Ilaix Moriba di lini tengah telah memberikan pukulan lebih lanjut bagi peluang Pjanic untuk mendapatkan menit bermain reguler.


