Miralem Pjanic menyatakan Barcelona bertekad membalaskan dendam hasil memalukan di Liga Champions musim lalu dengan tampil mengesankan di musim ini.
Kekalahan 8-2 dari Bayern Munich di perempat-final Liga Champions meninggalkan rasa sakit yang mendalam di kubu Barcelona. Mereka juga disalip Real Madrid di pekan-pekan terakhir La Liga Spanyol sehingga harus menyudahi musim 2019/20 tanpa gelar.
Barcelona pun melakukan perombakan dengan memecat pelatih Quique Setien dan menunjuk Ronald Koeman, sementara sejumlah pemain veteran seperti Luis Suarez dan Arturo Vidal dilepas. Megabintang Lionel Messi sempat meminta dijual dan memicu kehebohan, tapi masalah tersebut kini sudah selesai.
Pjanic, yang jadi salah satu pemain baru di Camp Nou, menyadari Barca masih dalam kondisi tak menentu. Namun, gelandang asal Bosnia-Herzegovina ini optimistis timnya bisa bangkit di musim ini.
"Tim ini ingin membalaskan dendam dari apa yang terjadi di Lisabon [babak gugur Liga Champions] dan membuktikan bahwa laga itu [melawan Bayern] hanyalah sebuah kecelakaan," kata Pjanic kepada Sport.
"Kami ingin melakukannya tahap demi tahap, dimulai dari liga, yang tentu tidak mudah. Lalu di Liga Champions, di mana bakal ada lima hingga enam tim yang berpeluang juara."
"Mulai Maret, bakal ada 'musim baru' di dalam musim, dengan fase gugur Liga Champions dan laga-laga krusial liga dimulai. Saat itulah kami harus tancap gas."
"Para pemain di tim ini telah mendapatkan respek tinggi dan saya rasa mereka tidak perlu membuktikan apa pun. Namun dalam sepakbola, terkadang ada kecelakaan. Saya rasa setiap pemain Barca ingin membuktikan bahwa skor 8-2 itu adalah sebuah kecelakaan."
"Saya tak meragukan itu. Saya telah berbicara dengan beberapa pemain dan mereka tidak sedikit pun kehilangan rasa percaya diri. Musim lalu jelas tidak mudah, tapi saya yakin musim ini kami akan menjalani musim yang bagus."
"Tidak ada yang mudah dalam sepakbola. Kami tahu, Barca sedang mengalami perubahan. Mungkin para pemain baru membutuhkan waktu untuk beradaptasi, tapi kami akan sukses."
Terkait kepindahnnya ke Camp Nou dari Juventus di tengah pandemi dan hasil buruk Barca, Pjanic menambahkan, "Tidak pernah yang namanya momen buruk ketika datang ke Barca. Barca adalah tim yang didesain untuk memenangkan segalanya."
Barcelona akan memulai musim 2020/21 dengan melakoni partai pembuka La Liga melawan Villarreal pada Minggu (27/9).
