Andrea Pirlo menegaskan proyeknya di Juventus masih dalam tahap awal dan akan terus berlanjut meski pun timnya tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions musim ini setelah kalah agregat gol tandang dari 10 pemain Porto, Rabu (10/3) dini hari WIB.
Juventus menang 3-2 setelah perpanjangan waktu di Turin, tapi mereka tersisih dari turnamen di fase yang sama seperti musim lalu setelah mencatatkan agregat 4-4. Itu terjadi setelah mereka menghadapi 10 pemain Porto, setelah Mehdi Taremi dikartu merah pada menit ke-54.
Kegagalan mereka untuk mencapai perempat-final sangat mirip dengan tersingkirnya juga gara-gara gol tandang musim lalu saat lawan Lyon. Kala itu pelatih Maurizio Sarri dipecat pada akhir musim meski sukses memenangkan Scudetto kesembilan secara beruntun bagi Juve.
Sukses mendominasi kancah domestik selama bertahun-tahun, nyatanya Juve hanya mampu dua kali memenangkan trofi Piala Eropa atau sekarang Liga Champions, kalah dari rival mereka, AC Milan yang punya tujuh titel.
Kesuksesan di Liga Champions adalah hal yang sangat diinginkan Bianconeri, namun Pirlo bersikukuh bahwa perjalanannya sebagai pelatih baru saja dimulai.
"Saya tidak tahu apakah Sarri dipecat karena tersingkir dari Liga Champions," kata Pirlo kepada Sky Sport Italia.
"Saya adalah manajer Juventus saat ini dan saya akan bekerja untuk proyek yang lebih besar, yang melampaui musim ini."
"Musim ini hanyalah permulaan dari proyek ini. Kami memiliki pemain muda yang tumbuh dalam pertandingan demi pertandingan. Para pemain muda telah bermain dengan keinginan dan penyangkalan diri. Kami tidak bisa mengatakan apa-apa kepada mereka, mereka telah memberikan segalanya."
Sekarang hanya ada dua kesempatan tersisa bagi Juventus musim ini untuk mengangkat trofi setelah Supercoppa Italiana. Mereka akan menghadapi Atalanta di final Coppa Italia, sementara di Serie A cukup sulit karena tertinggal 10 poin dari Inter Milan di puncak klasemen.
"Saya tidak senang harus bekerja dengan pekan-pekan sepenuhnya tanpa pertandingan Eropa, saya lebih suka bermain di Liga Champions," kata Pirlo.
"Untuk melupakan eliminasi ini akan memakan waktu beberapa hari, tetapi kemudian kami harus melihat ke depan dan mencoba untuk menaikkan peringkat [Serie A]."
"Kita masih di bulan Maret."


