Pirlo Juventus LazioGetty Images

Andrea Pirlo: Saya Buat Banyak Kesalahan Di Juventus, Tapi Akan Saya Ulangi

Andrea Pirlo mengakui dirinya telah melakukan banyak kesalahan dalam musim pertamanya sebagai pelatih Juventus, namun mengatakan akan mengulanginya karena itu semua adalah bagian dari proses pembelajarannya.

Pirlo sukses mengantar Juve meraih kemenangan krusial pada Rabu (7/4) malam WIB, mengalahkan Napoli 2-1 untuk naik ke posisi ketiga klasemen Serie A musim ini.

Sebenarnya ekspektasi besar dibebankan kepada Bianconeri musim ini sekadar berjuang mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Tapi yang terjadi adalah kegagalan, selain tersingkir lebih awali di fase 16 besar Liga Champions, mereka juga sudah hampir dipastikan gagak mempertahankan Scudetto Serie A.

"Saya membuat banyak kesalahan, tapi saya akan mengulangi semuanya," kata Pirlo kepada Sky Sport Italia. "Ini musim pertama saya, saya membutuhkan pengalaman itu untuk sekarang ini dan masa depan."

"Kampanye kali ini adalah yang lebih rumit tidak hanya untuk saya, tapi juga untuk banyak pelatih lain. Semua orang membuat kesalahan, termasuk saya, tapi saya bisa belajar dari itu dan tidak mengulanginya lagi di masa depan."

"Target kami sekarang adalah finis empat besar, karena sulit untuk mencapai puncak. Ada 10 pertandingan lagi, ini adalah musim mini yang semoga bisa kami menangkan dan kemudian bersiap untuk Coppa Italia."

Ditanya apakah penyesalan terbesarnya adalah kegagalan di Liga Champions atau Serie A, Pirlo menjawab: "Jelas keduanya, seperti ketika Anda berada di Juventus, Anda tidak memilih target, Anda harus mendapatkan semuanya. Kami memiliki peluang untuk melaju di Liga Champions, karena Porto berada di level kami, namun kami tidak bermain dengan cara yang benar."

"Beberapa pekan setelah itu, kami juga kalah dari Benevento dan itu membuat kami tersisih dari perburuan Scudetto. Menonton pertandingan Liga Champions semalam benar-benar membuat kami marah, karena kami tahu bahwa kami bisa menjadi salah satu dari tim yang ada di sana."

Penunjukkan Pirlo sebagai pelatih Juve menggantikan Maurizio Sarri yang sukses mempersembahkan Scudetto musim lalu dinilai cukup mengejutkan, pasalnya eks gelandang Italia itu belum punya pengalaman melatih klub mana pun.

Iklan
0