Andrea Pirlo bahagia menyikapi keberhasilannya meraih trofi pertama dalam kariernya setelah memenangkan Supercoppa Italiana bersama Juventus, Kamis (21/1) dini hari WIB.
Bianconeri sukses memenangkan titel pertama mereka musim 2020/21 berkat kemenangan 2-0 atas Napoli di Mapei Stadium, dengan dua gol mereka dicetak oleh Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata.
Pencapaian ini terasa spesial bagi Pirlo, karena sebenarnya musim ini merupakan debutnya sebagai pelatih usai memutuskan gantung sepatu pada 2017 lalu.
"Saya merasakan kebahagiaan yang luar biasa, mengangkat trofi pertama saya sebagai pelatih rasanya berbeda, saya pikir lebih baik daripada sebagai pemain, karena saya memimpin skuad yang hebat dan di klub bersejarah. Luar biasa," kata juru latih berusia 41 tahun itu kepada Rai Sport.
"Jarang ada dua tim yang bermain bagus di final, yang terpenting adalah menang. Saat Anda bermain dengan tekan ini, maka keberuntungan bisa berpihak pada Anda."
"Kami ingin membuktikan bahwa kami bukanlah tim yang seperti terlihat saat melawan Inter [Milan], jadi ketika Anda bermain dengan berani, determinasi dan sikap seperti ini, Anda bisa menarik keberuntungan."
Kesuksesan Pirlo ini juga dicapai dengan mengalahkan mantan rekan setimnya sebagai pemain, Gennaro Gattuso, yang merupakan sahabat dekatnya terlepas dari rivalitas keduanya di lapangan saat ini.
"Kami adalah dua pelatih di dua bangku penting, jenis pekerjaan yang berbeda sekarang," lanjut Pirlo.
"Saya bersimpati untuk Rino, namun bahagia untuk saya sendiri. Kami terlalu berkonsentrasi untuk bercanda di pinggir lapangan hari ini!"
Selanjutnya, Pirlo bakal dituntut untuk meningkatkan konsistensi performa Juve di Serie A karena sebagai juara bertahan mereka masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara.


