Kemunculan Inter Milan sebagai penantang Scudetto Serie A musim ini bersama Antonio Conte tidak mengejutkan bagi Andrea Pirlo, yang menyebut mantan pelatihnya itu mampu mengeluarkan bentuk terbaik skuadnya.
Conte membawa Pirlo gabung Juventus secara gratis pada awal musim 2011/12, dan keduanya sukses memenangkan tiga Scudetto secara beruntun.
Sekarang, Inter arahan Conte akan bertemu Milan, mantan klub Pirlo, Senin (10/2) dini hari WIB, dan kemenangan akan membuat Nerazzurri menyamai poin Juventus di puncak klasemen sementara.
Ditanya Gazzetta dello Sport apakah terkejut dengan kebangkitan Inter, Pirlo tidak menunjukkan tanda-tanda tersebut.
"Tidak sama sekali, karena saya mengenalnya [Conte] dengan baik," katanya.
"Saya tahu Inter akan berada di level sekarang ini, bertarung untuk gelar liga hingga akhir."
"Ia selalu menuntun Anda [para pemain] untuk mengerahkan yang terbaik, untuk bermain lebih baik dari Anda yang bisa bayangkan."
"Ia kecanduan menang, jika ia mengalami kekalahan maka Anda tidak boleh berbicara dengannya. Ia menjadi iblis!"
Persaingan memperebutkan titel Serie A musim ini semakin sengit, dengan Juve sebagai juara bertahan mulai tertatih-tatih sejak tampil apik di awal tahun ini.
Dengan dua kekalahan dalam tiga laga liga terakhir - tandang di Napoli dan Hellas Verona - memperbesar peluang bagi Inter untuk kembali menyalip mereka.
Kampanye musim yang bagus Inter memang bukan buah performa tunggal pelatih, namun Pirlo meyakini bahwa apresiasi besar layak diberikan kepada Conte.
"Terutama ia," lanjutnya. "Kemudian klub menghabiskan banyak uang untuk pemain-pemain yang cocok dengan filosofi pelatih. Klub yang serius melengkapi pekerjaannya."
"Sekarang Juventus sangat kuat karena mereka punya kualitas dalam setiap posisi - tim yang dibangun dengan mendapatkan satu pemain yang lebih baik dari sebelumnya. Tapi saya yakin Inter akan bertarung sampai akhir."


