Mantan pemain tim nasional Kanada, Kaylyn Kyle mengaku telah menerima ancaman pembunuhan setelah menyindir selebrasi kemenangan Amerika Serikat (AS) setelah menghajar Thailand 13-0 di Piala Dunia Wanita 2019.
Alex Morgan mengemas lima gol dalam kemenangan terbesar AS dalam sejarah Piala Dunia, Selasa (11/6) kemarin, namun skor mencolok tersebut justru menuai kecaman di dunia maya karena dianggap melakukan selebrasi berlebihan atas lawan yang levelnya jauh di bawah mereka.
Kyle, yang merupakan pandit TSN, juga tak ketinggalan melontarkan kritikan.
"Saya juga penuh hairah dan saya pikir sebagai orang Kanada kami tidak akan pernah berpikir untuk melakukan sesuatu seperti itu [selebrasi kemenangan AS]," ujar Kyle.
"Kami pernah bermain lawan Amerika sebelumnya dan Anda punya pemain seperti [kapten Kanada] Christine Sinclair mencetak hat-trick dan ia tidak akan berpikir tentang menghitung berapa banyak gol yang telah dicetak dalam satu tangan."
"Bagi saya, itu tidak sopan dan sangat memalukan. Angkat topi untuk Thailand yang tetap menegakkan kepala mereka, penampilan pertama mereka di Piala Dunia, saya ingin sekali berada di sana untuk memeluk mereka semua."
Kyle, yang punya catatan 101 penampilan bersama Kanada sebelum pensiun pada 2017, belakangan mengklaim telah menerima ancaman pembunuhan atas sindirannya tersebut dan melalui laman Twitter ia menyampaikan klarifikasi.
"Saya tidak sekali pun mengatakan untuk jangan mencetak gol sebanyak mungkin yang Anda bisa di Piala Dunia!!! Mohon perhatikan segmennya [rekaman video komentar dirinya] secara penuh," tulis Kyle.
"Saya mengatakan sebaliknya itu Piala Dunia!!! Anda mencetak gol sebanyak mungkin yang Anda bisa dan jangan lepaskan kaki Anda dari pedal gas!"
"Saya memang mengatakan berlebihan dan tidak sopan pada selebrasi gol tim Amerika setelah skor menyentuk 8-0. Semua orang diperbolehkan tidak sepakat dengan opini saya tapi mohon jangan ada ancaman pembunuhan!"
Goal Indonesia

