Martin Odegaard menyatakan, tim wanita Norwegia "layak mendapatkan yang lebih baik" dalam kritiknya terhadap striker peraih Ballon d'Or, Ada Hegerberg, menyusul keputusannya untuk tidak bermain di Piala Dunia Wanita 2019.
Hegerberg tidak memperkuat Norwegia dalam dua tahun terakhir dan ia menjelaskan alasannya dirinya tidak tampil di turnamen di Prancis, dengan menyatakan bahwa pengalamannya di Kejuaraan Eropa 2017 membuat dia "patah secara mental" dan juga menggambarkannya sebagai "sangat menyedihkan" ketika mengkritik keadaan sepakbola wanita di Norwegia.
Hegerberg juga menggambarkan bagaimana ia bermain untuk negaranya membuat dirinya merasa seperti "pemain yang lebih buruk".
Meski begitu, Odegaard mengecam Hegerberg dalam sebuah pesannya di Instagram.
"Mungkin Anda bisa menemukan sesuatu yang lebih baik untuk dilakukan daripada mengganggu persiapan tim nasional untuk Piala Dunia," ujar Odegaard, pemain Real Madrid yang sempat dipinjamkan ke Vitesse pada musim lalu.
"Mereka telah lolos atas nama negara kami, salah satu hal terpenting yang bisa dialami pemain sepakbola, dan mereka telah menerima tekanan yang cukup negatif."
"Ini bukan waktunya. Tim layak mendapatkan sesuatu yang lebih."
Norwegia menjadi negara pertama dalam dunia sepakbola yang membayar pemain-pemain pria dan wanita mereka secara sama setelah pengunduran diri Hegerberg.
Hegerberg sudah memiliki 66 caps untuk timnas setelah menjalami debutnya pada 2011, dengan mencetak 38 gol. Pemain berusia 23 tahun itu juga menjadi pemain wanita pertama yang memenangkan Sepatu Emas Norwegia dalam 20 tahun ketika ia meraih penghargaan itu pada Janauri 2016.
Meski Hegerberg absen, pasukan Martin Sjogren mengawali Piala Dunia 2019 dengan mengalahkan Nigeria 3-0 lewat gol-gol dari Guro Reiten, Lisa-Marie Utland, dan Osinachi Ohale.
Goal Indonesia
Goal Indonesia