Legenda timnas Brasil Ronaldo meminta maaf kepada jutaan ibu-ibu di seluruh dunia atas potongan rambutnya yang khas di Piala Dunia 2002.
Ronaldo, atau dijuluki O Fenomeno, menjadi bintang utama di Piala Dunia yang digelar di Jepang dan Korea Selatan dua dekade lalu. Ia menjadi topskor turnamen dengan delapan gol dan membantu Brasil menjadi juara dunia untuk kelima kalinya.
Bagi sebagian besar penikmat sepakbola, hal pertama yang paling dikenang dari turnamen di edisi tersebut adalah potongan rambut Ronaldo yang begitu unik.
Ronaldo: saya dibenci jutaan ibu-ibu di dunia!
Bekas striker Barcelona, Inter Milan, Real Madrid, dan AC Milan itu bergaya rambut kuncung; alias kepala yang dicukur plontos kecuali di bagian depannya.
Tak pelak, anak-anak (bahkan orang dewasa) di seluruh dunia saat itu ikut-ikutan tampilan nyentrik Ronaldo setelah ia keluar sebagai juara bersama Tim Samba sekaligus menjadi peraih Sepatu Emas.
Bicara di Good Morning Britain Oktober lalu untuk mempromosikan film dokumenter tentang kariernya, berjudul The Phenomenon, Ronaldo meminta maaf kepada jutaan ibu di dunia gara-gara potongan rambutnya itu.
.jpg?format=pjpg&quality=60&auto=webp&width=380)
"Ibu saya – dan jutaan ibu lainnya di seluruh dunia – mereka semua membenci saya, sampai hari ini," ucap Ronaldo berseloroh.
"Saya berjumpa beberapa orang yang putranya meniru gaya rambut saya. Maaf banget, ya! Saya benar-benar minta maaf atas hal itu."
Di balik rambut kuncung Ronaldo
Beberapa waktu lalu, O Fenomeno sendiri yang mengungkapkan bahwa rambut kuncung tersebut adalah sebuah kesengajaan dan merupakan langkah taktis.
"Kaki saya cedera dan semua orang membahasnya," kata Ronaldo kepada ESPN 2018 lalu.
"Saya memutuskan untuk memotong rambut saya kecuali bagian kecil di depan. Saya datang latihan dan semua orang melihat saya dengan rambut yang jelek."
Getty Images"Semua orang jadi membicarakan rambut saya dan lupa pada cedera saya. Saya pun bisa lebih kalem dan rileks, sehingga bisa fokus latihan."
"Saya sebenarnya juga enggak bangga sama gaya rambut tersebut karena memang cukup aneh. Tapi itu cara yang bagus untuk mengganti subjek pembicaraan."
Piala Dunia 2022 dimulai
Kini, 20 tahun setelah Brasil menjadi juara untuk kelima kalinya, Piala Dunia edisi 2022 akan segera dimulai, dengan Qatar vs Ekuador sebagai partai pembuka yang dilaksanakan pada Minggu (20/11) pukul 23:00 WIB.
Sementara itu Tim Samba yang kini diperkuat Neymar cs tergabung di Grup G, sehingga baru akan memulai kampanye mereka dengan melawan Serbia pada Jumat (25/11) dini hari WIB.


