Pelatih timnas Indonesia U-18 Shin Tae-yong mengaku tidak terlalu puas dengan kemampuan pemain yang mengikuti pemusatan latihan (TC) kelompok kedua, dan ingin mencari nama baru lagi.
TC yang terbagi menjadi dua kelompok itu telah berakhir hari ini. Kelompok pertama digelar pada 29 Agustus hingga 3 September. Sedangkan TC kelompok kedua berlangsung pada 6-10 September. Masing-masing kelompok tersebut berisi 36 pemain.
Hanya saja, dibandingkan peserta kelompok pertama, Tae-yong menganggap peserta TC terakhir tak memuaskan. Tidak hanya dari segi postur tubuh, tapi juga kemampuan para pemain.
“Tes fisik untuk hari pertama, kemudian di hari-hari berikutnya kami berikan materi dan internal game yang terakhir dilakukan pada hari Kamis kemarin, kemudian hari ini recovery,” beber Tae-yong dilansir laman resmi PSSI.
“Untuk pemain yang menjalani tahap pertama, itu postur tingginya lebih bagus dari pada yang sekarang, dan kemampuan mereka juga lebih bagus. Persamaannya adalah, mereka semua berusaha keras untuk mendapatkan tempat di sini.”
Karena itu, lanjut Tae-yong, ia akan mengajukan beberapa nama lagi untuk mengikuti TC kelompok ketiga pada minggu depan. Juru taktik asal Korea Selatan ini berharap bisa mendapatkan pemain yang sesuai dengan standarnya. TC kelompok ketiga ini dijadwalkan mulai, Senin (13/9).
“Jujur saja agak sayang, karena kemampuan pemain di tahap kedua ini masih kurang apabila dibandingkan dengan tahap pertama. Jadi saya harap bisa dapat melihat pemain lain lagi kembali di minggu depan, untuk tahap ketiga,” imbuh Tae-yong.
“Saya mencari yang bertalenta bagus, pekerja keras, dan dia juga memiliki jiwa dan kepribadian baik.”
Tae-yong juga meminta pemain dari TC kelompok kedua agar tidak malu bertanya mengenai kekurangan mereka. Mantan pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 ini menilai fisik menjadi salah satu kelemahan yang perlu ditingkatkan.
“Pesan yang saya sampaikan kepada pemain, setelah TC ini adalah mengenai penguatan otot, jujur di tahap ini mereka masih kurang,” kata Tae-yong.
“Untuk itu mereka harus fokus untuk menjaga nutrisi makanan mereka, dan apabila tidak dapat info mengenai nutrisi, jangan malu-malu untuk bertanya kepada tim medis timnas, atau masing-masing saat di klub.”
