IJL 2018Istimewa

Peserta IJL 2018 Alami Peningkatan


OLEH    MUHAMMAD RIDWAN

Ada yang berbeda dari Indonesia Junior League (IJL) pada musim ini. Turnamen yang ditunjukkan untuk pemain usia dini tersebut mengalami lonjakan peminat dari pada musim sebelumnya. 

Bila pada edisi sebelumnya diikuti 900 peserta dari berbagai sekolah sepakbola (SSB). Pada tahun ini peserta IJL yang didukung Mayapada Heath Care Grup, 1000 pemain muda.

Ada tiga katagori yang di pertandingkan yakni U-9, U-11 dan U-13. Para peserta tersebut terdiri dari 46 SSB yang berada di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Pembukaan liga ini bertempat digelar di Lapangan Puspitek Tangerang, pada Minggu (11/2) dan didukung oleh pemerintah Provinsi Banten.

CEO IJL Rezza Mahaputra Lubis, mengatakan sangat senang dengan antusiasme yang diperlihatkan para peserta pada musim ini. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kalau sepakbola usia dini mulai bergeliat.

"Musim ini terasa sangat jauh berbeda dibanding 2017 lalu. Dari 46 tim, ada 14 kontestan baru. Proses mereka sampai mengantongi tiket ke IJL Mayapada 2018 pun harus melalui proses seleksi dan verifikasi sangat ketat," ucap Rezza. 

"Dari rekam jejak tiap SSB, kesiapan manajemen, pelatih, orangtua sampai keterwakilan wilayah. Intinya kami ingin kompetisi musim ini punya kekuatan yang merata, atmosfer persaingan lebih ketat," tambahnya.

Selain itu, Rezza menyebutkan kehadiran Mayapada Healthcare, menjadi daya tarik tersendiri. Nantinya pemenang dari ajang tersebut mendapatkan kesempatan tampil di Malaysia dan Thailand. 

"Pembinaan sepakbola usia dini di Indonesia Iewat sport science and exercise medicine yang akan mereka perkenalkan pada kompetisi tahun 2018 ini," ucapnya. 

"Sekaligus memberikan kejuaraan Internasional di Malaysia pada November dan Bangkok pada Desember mendatang," ia menambahkan.

Sedangkan, Direktur Komersial Mayapada Healthcare Arif Lim mengatakan, langkah yang diambil pihaknya tersebut untuk memajukan sepakbola Indonesia. Menurutnya, para pemain usia dini Tanah Air memiliki kemampuan yang luar biasa.

"Kami berharap dukungan pelayanan kesehatan baik dari fasilitas maupun tenaga kompetensi medis yang kami miliki, terutama oleh tim kedokteran dari sport & Exercise Medicine kami, dapat membantu persiapan fisik anak-anak tersebut khususnya U-9 dan U-11 yang akan berkompetisi di dalam dan luar negeri pada tahun 2018."

Iklan
0