Inggris sedang heboh dengan ‘skandal spionase’ seputar Southampton. Seorang staf klub tersebut dilaporkan tertangkap basah merekam tanpa izin di kompleks latihan Middlesbrough pekan lalu, menjelang laga play-off antara Southampton dan Middlesbrough. Namun, praktik spionase semacam itu juga kadang terjadi di Belanda, seperti yang terungkap pada Kamis dalam acara Voetbalpraat di ESPN.
Setelah berita tersebut dibahas di Voetbalpraat, Marciano Vink tiba-tiba menerima pesan dari komentator Leo Driessen, yang sangat terlibat dengan Telstar. “Saya baru saja menerima pesan dari Leo Driessen: ‘Spionase masih terjadi. Kami juga telah mengusir beberapa orang di Telstar musim ini. Aneh, tapi benar.’”
“Jadi ternyata hal itu masih terjadi,” kata Vink. Danny Koevermans, yang juga hadir di meja diskusi, terkejut: “Padahal di Telstar kan sudah jelas bagaimana mereka bermain, selalu begitu.” “Ya, kalau memang tidak perlu melihat ke mana-mana…,” tanggapan presenter Wouter Bouwman. “Memang luar biasa.”
Sabtu dan Selasa lalu, Southampton dan Middlesbrough saling berhadapan di semifinal playoff untuk promosi ke Premier League. Laga leg pertama berakhir 0-0, sedangkan leg kedua dimenangkan Southampton dengan skor 2-1. Klub yang terakhir tersebut pun lolos ke final melawan Hull City, yang rencananya akan digelar pada Sabtu, 23 Mei.
Namun, hal itu belum pasti. Pekan lalu terungkap bahwa Middlesbrough telah mengajukan keluhan kepada organisasi kompetisi EFL (English Football League) karena seorang staf Southampton diduga tertangkap basah merekam tanpa izin di kompleks latihan Middlesbrough.
Aturan EFL menyatakan bahwa klub dilarang menyaksikan latihan lawan dalam 72 jam sebelum pertandingan dimulai, kecuali jika ada undangan.
Pada hari Kamis, EFL pun mengumumkan bahwa ‘pada atau sebelum Selasa, 19 Mei’, sebuah komisi independen akan memutuskan apakah Southampton memang telah melakukan pelanggaran dan apa konsekuensinya.
Jika Southampton dinyatakan bersalah, ada kemungkinan klub tersebut akan digantikan oleh Middlesbrough di final. Klub yang terakhir disebutkan tersebut tetap melanjutkan latihan seperti biasa sambil menunggu hasil kasus ini. Jika ada banding, final mungkin akan ditunda.
