Klub FC Twente menutup pintu bagi kepergian bek mudanya, Ruud Niestad, salah satu talenta paling menonjol yang tengah menanjak di sepak bola Belanda, setelah manajer tim Erik ten Hag menegaskan bahwa sang pemain tidak meminta untuk hengkang dari klub, kendati mendapat ketertarikan kuat dari Barcelona dan sejumlah klub besar Eropa selama bursa transfer musim panas lalu.
Barcelona memantau Niestad dari dekat setelah bek muda itu menarik perhatian dengan penampilannya bersama Twente. Namun, klub Belanda tersebut bersikeras mempertahankannya, dengan menilai bahwa pemain berusia 18 tahun itu masih perlu melanjutkan proses perkembangannya bersama tim utama sebelum memikirkan langkah baru dalam kariernya.
Ten Hag menegaskan, dalam pernyataan yang dikutip stasiun televisi "RTV Oost", bahwa ketertarikan sejumlah klub besar terhadap Niestad merupakan hal yang diketahui di dalam klub, tetapi ia pada saat yang sama menekankan bahwa sang bek tidak menunjukkan keinginan apa pun untuk pergi selama musim panas.
Manajer Twente itu mengatakan: "Ada ketertarikan besar terhadap Ruud dari klub-klub yang sangat besar, dan itu bukan rahasia," sebelum menjelaskan sikap sang pemain terkait masa depannya, seraya menambahkan: "Ia ingin bertahan di sini. Kami tidak memperpanjang kontraknya secara kebetulan. Ia ingin melanjutkan perjalanannya di sini, setidaknya selama musim ini, untuk meraih kesuksesan bersama kami, lalu kita lihat apa yang akan terjadi."
Sikap Ten Hag mencerminkan keteguhan Twente mempertahankan sang bek muda, terlebih klub tersebut sudah mengambil langkah penting untuk melindungi masa depannya, setelah berhasil memperpanjang kontrak Niestad pada Juni lalu hingga tahun 2029, dalam upaya menjaga salah satu talenta paling menonjol yang lahir dari akademinya dan tidak membiarkannya pergi dengan mudah di hadapan godaan klub-klub besar.
Selama bursa transfer musim panas, nama Niestad dikaitkan secara jelas dengan Barcelona, yang menunjukkan ketertarikan serius untuk mendapatkan jasa bek tengah Belanda itu. Situasinya bahkan sampai pada tahap klub Catalan tersebut mengajukan tawaran mendekati 8 juta euro guna merampungkan transfer tersebut.
Namun, Twente tidak menyetujui tawaran itu karena bersikukuh mendapatkan kompensasi finansial yang lebih besar. Sikap klub pun tidak berubah sejak awal negosiasi, sebab Ten Hag tegas menolak gagasan melepas sang pemain selama musim panas, terutama dengan adanya keinginan untuk memberinya kesempatan lebih besar bersama tim utama.



