Maurizio Sarri, manajer Chelsea, tak sempat mengucapkan salam perpisahan pada Napoli, namun punya pesan bermakna untuk segenap skuat Partenopei.
Sang pelatih melakoni wawancara dengan Il Mattino dan angkat bicara soal pengalamannya mundur dari San Paolo. Ia mengaku belum yakin untuk hengkang dari Naples, sebelum membulatkan tekad setelah menonton pengumuman kedatangan Carlo Ancelotti.
"Semuanya berlalu begitu cepat, saya tak mendapat kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal pada para pemain. Saya ingin melakukannya sekarang dan berkata: 'Anda adalah pemain luar biasa. Lanjutkan seperti ini, karena Anda bisa melakukannya dan mewujudkan mimpi yang hanya sempat kita lirik," ujar Sarri.
Sarri juga bicara soal kebiasaan merokoknya, tapi ada satu orang yang bisa menghentikannya.
"Ketika ayah saya tahu saya mendapat tawaran ini, ia meminta saya untuk terbang ke London, bahwa itu adalah langkah tepat untuk dilakukan. Ia meminta saya untuk berhenti merokok setidaknya ketika saya di sini."
"Ia adalah satu-satunya orang yang selama lima menit bisa membuat saya meragukan keyakinan saya," tandasnya.

