Sergio Aguero Luke Shaw Manchester City Manchester United 2019-20Getty Images

Perubahan Yang Mungkin Terjadi Pada Sepakbola Setelah Pandemi Virus Corona

Pandemi virus corona diprediksi akan mengubah wajah dunia, tak terkecuali sepakbola setelah situasi kembali normal.

Sejumlah liga-liga domestik di dunia, termasuk Eropa telah dihentikan tanpa batas waktu sejak Maret lalu. Bahkan beberapa di antaranya seperti Belanda dan Prancis sudah memutuskan penghentian kampanye musim 2019/20 ini.

Laman Inggris, The Sun, melansir beberapa kemungkinan yang akan terjadi pada dunia sepakbola baik di dalam dan luar lapangan pasca-COVID-19.

Larangan berhubungan seks bisa diterapkan kepada para pemain jika pasangan mereka menunjukkan gejala virus.

Bundesliga Jerman telah mengadopsi aturan tersebut jelang potensi kembali bergulirnya kompetisi mereka pada 9 Mei dan Liga Primer juga kemungkinan menerapkan aturan serupa.

Satu perubahan besar yang bisa terjadi adalah soal jumlah pergantian pemain, yang meningkat dari tiga menjadi lima per pertandingan.

Penambahan jumlah pergantian pemain dimaksudkan untuk mengurangi risiko kelelahan apabila beberapa liga domestik di Eropa tetap berusaha menuntaskan kampanye musim ini dalam waktu yang singkat.

Peralatan yang digunakan di lapangan seperti bola juga harus steril, karena virus corona bisa bertahan di permukaan benda-benda tertentu hingga 72 jam lamanya.

"Segalanya akan dibersihkan dan disterilkan. Kami tidak akan membiarkan apa pun tertinggal," kata pakar Sky Sports, Kaveh Solhekol.

Sementara itu akan ada perubahan yang menuju ke arah positif, yakni soal larangan meludah sembarangan, yang biasanya dianggap biasa dilakukan terlebih di lapangan dan diyakini akan ada sanksi atas aksi tersebut.

"Itu adalah tindakan umum dalam sepakbola dan itu tidak higienis," kata ketua Komite Medis FIFA, Michel D'Hooghe, kepada The Telegraph.

"Jadi, ketika kita kembali memulai sepakbola, saya pikir kita harus melarangnya. Pertanyaannya, apakah itu mungkin. Mungkin bisa ada hukuman kartu kuning untuk itu."

"Meludah tidaklah higienis dan itu cara yang bisa menyebarkan virus. Itulah sebabnya kita harus sangat berhati-hati sebelum memulai kembali. Saya tidak pesimistis, namun lebih agak skeptis."

Para pemain juga diminta agar tidak saling bersentuhan fisik saat berada di dalam kotak penalti, yang nantinya akan selaras dengan aturan jaga jarak sosial atau 'social distancing'.

Pembatasan usia terhadap mereka yang boleh memasuki lapangan mungkin diterapkan, ini berarti beberapa nama manajer ternama seperti juru latih Crystal Palace, Roy Hodgson, yang berusia 72 tahun tidak bisa lagi mendampingi pasukannya.

Iklan
0