Posisi empat yang diduduki Persija Jakarta pada klasemen sementara Liga 1 2021/22, masih belum membuat Maman Abdurahman. Menurut bek senior tersebut lini pertahanan timnya masih lemah.
Persija tertinggal enam poin dari Bhayangkara FC yang berada di pucuk dengan koleksi 16 angka. Dari enam pertandingan yang sudah dimainkan, Macan Kemayoran kebobolan sebanyak lima kali.
Maman menilai gawang Persija kemasukan bukan karena lawan yang dihadapi bermain bagus. Melainkan karena barisan belakang sering kali membuat kesalahan yang tidak perlu.
Maka dari itu, persoalan tersebut mesti diperbaiki Persija untuk menatap seri kedua Liga 1 2021/22. Seluruh pertandingan seri tersebut dilangsungkan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Saya sebagai pemain bertahan kurang puas. Apalagi golnya karena kesalahan sendiri. Saya paling tidak suka mereka membuat gol dengan mudah. Bukan karena skema permainan lawan tapi karena kesalahan kami sendiri. Itu yang saya sangat kecewa,” kata Maman, dikutip laman resmi klub.
Persija“Hal tersebut harus diperbaiki. Saya menyadarinya. Konsentrasi kami harus lebih ditingkatkan lagi,” pesepakbola berusia 39 tahun tersebut menambahkan.
Pernyataan senada disampaikan Adixi Lenzivio. Kiper Persija tersebut menyatakan lemahnya pertahanan harus dibenahi supaya tampil maksimal pada pertandingan selanjutnya.
Dalam empat pertandingan terakhir, Adixi ditunjuk sebagai penjaga gawang utama Persija. Ia menggantikan peran Andritany Ardhiyasa, yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD).
"Tapi, kalau menurut saya sudah cukup bagus karena bisa dibilang sedikit kebobolan. Karena liga baru mulai pasti harus ada peningkatan di partai selanjutnya," ucap Adixi.
"Harus ada pembenahan di segala aspek. Jika mau dapat hasil terbaik maka kami pun harus melakukan yang terbaik juga,” Adixi melanjutkan.


