Miftah Anwar Sani - PersitaPersita

Persita Tangerang Resmi Lepas Bek Tentara Ke Klub Eropa

Persita Tangerang akhirnya telah resmi mengumumkan bahwa pemain mereka dari musim 2020, Miftah Anwar Sani, gabung dengan klub FK Sloboda Tuzla yang bermain di kompetisi teratas Bosnia-Herzegovina.

Pemain berusia 25 tahun tersebut sudah beberapa pekan terakhir mengonfirmasi bahwa dirinya bakal bermain di Eropa, tepatnya Bosnia-Herzegovina, menyusul kontraknya juga telah habis sejak Januari 2021.

Awalnya Miftah membantah isu yang menyebutkan dia bakal hijrah ke Sloboda Tuzla, tapi akhirnya mengiyakan hal tersebut beberapa waktu lalu, meski Persita baru buka suara terkait kepindahan Miftah, saat ini.

Intinya, Pendekar Cisadane mendukung penuh keputusan dari Miftah untuk meninggalkan Persita, terlebih berkarier di kompetisi Eropa. Perlu diketahui bahwa Miftah juga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Kontrak Miftah di Persita memang sudah berakhir di Desember 2020 kemarin. Jadi setelah itu, mungkin dia langsung ada tawaran dari klub lain, kami di Persita juga tidak akan memaksa untuk dia tetap bertahan," ujar I Nyoman Suryanthara, manajer Persita, dalam rilis klub.

"Kalau memang ada kesempatan yang lebih baik, kenapa tidak? Apalagi ini kesempatan untuk bermain di klub luar negeri. Pasti kami dukung,” sambung Nyoman menambahkan.

Miftah Anwar Sani - PersitaPersita

Sebelumnya Persita sudah kehilangan beberapa pemain asing, dari mulai Mateo Bustos, Tamirlan Kozubaev, Evgeny Budnik (dipinjamkan), dan Eldar Hasanovic. Nama terakhir merupakan pemain asal Bosnia-Herzegovina, yang kini membela FK Olimpik, klub asal Sarajevo.

Persita berharap Miftah dapat meraih sukses di Benua Biru, setidaknya mendapat pengalaman yang kemudian bisa meningkatkan kualitasnya. Miftah sendiri masih berusia 25 tahun, kelahiran Salatiga, Jawa Tengah.

"Semoga Miftah di klub barunya bisa cepat beradaptasi juga. Semoga tetap ingat dengan rekan dan keluarga besar Persita di ini. Semoga Miftah juga bisa menginspirasi banyak orang yang ingin berkarier di luar negeri juga. Semoga sukses berkarier di Bosnia,” beber Nyoman. 

Pernah bermitra dengan Eldar ketika di Persita, membuat Miftah tidak perlu kesulitan mencari informasi tentang Bosnia-Herzegovina, untuk urusan dirinya beradaptasi nanti. “Saya sudah telepon Eldar juga dan dia memang teman baik saya. Ya saya bersyukur, dia banyak kasih saya masukan dan arahan tentang bagaiman kondisi sepakbola di sana."

"Sekali lagi, saya lebih memaksimalkan peluang yang ada saja. Kebetulannya jalannya seperti ini, saya pribadi selagi semua masih memungkinkan dan sesuai prosedur, ya saya siap.”

Eldar Hasanovic - PersitaPersita
Iklan
0