Persita Tangerang telah mengonfirmasi bahwa mereka mempersilakan striker Evgeniy Budnik untuk bermain di klub lain, dengan status pinjaman. Striker asal Ukraina itu akan bermain untuk klub Armenia, FC Urartu.
Harapan untuk kompetisi Indonesia dapat digelar dalam waktu dekat memang belum nampak, sehingga manajemen dari Pendekar Cisadane tak keberatan melepas Budnik dengan status pinjaman hingga Juni mendatang.
Dengan kepergian Budnik, dapat dipastikan sudah tidak ada lagi pemain asing dalam skuad bernuansa ungu tersebut. Setelah sebelumnya tiga pemain asing mereka memilih hengkang karena berbagai alasan.
“Karena di Indonesia juga kan kondisinya masih seperti ini. Kompetisi belum jelas, sementara pemain itu kan atlet profesional. Pasti tidak akan cukup untuk latihan mandiri terus-menerus," ujar I Nyoman Suryanthara, manajer tim.
"Pasti butuh juga untuk mempertahankan skill dan kemampuan mereka dengan bermain di pertandingan resmi. Kebetulan tim lama Budnik memang mengajukan peminjaman, dari pihak mereka kontak ke Persita dan kami tidak keberatan untuk meminjamkan Budnik,” imbuh Suryanthara.
Persita MediaBudnik tetap berkomitmen akan kembali ke Persita jika kompetisi Indonesia segera digulirkan, makanya peminjaman ini hanya berlaku hingga Juni, atau setengah musim menurut kalender kompetisi Eropa, yang hari ini tenggat bursa transfer musim dingin.
"Untuk sementara saya memutuskan bermain di sini dulu sampai ada kepastian kompetisi di Indonesia. Masa peminjaman saya sampai 31 Mei 2021. Kalau memang situasi di Indonesia sudah membaik, kompetisi sudah jalan, saya pasti kembali,” beber Budnik.
Belum banyak yang bisa diberikan Budnik selama bermain di Indonesia membela Persita. Musim 2020 yang semestinya jadi tahun pertamanya untuk Persita lewat begitu saja karena pandemi virus corona dan Indonesia tidak mampu melaksanakan kompetisi.
"Saya berharap seluruh Persita Fans tetap sehat, dan semoga kalian masih menantikan saya kembali ke Tangerang. Saya pasti kembali karena saya masih ingin bermain di Persita,” tukas pemain kelahiran 1990 tersebut.
Sebelum Budnik, lebih dulu pergi adalah Mateo Bustos pada September tahun lalu karena alasan keluarga di Argentina, lalu ada Eldar Hasanovic asal Bosnia-Herzegovina, dan stoper asal Kyrgyzstan, Tamirlan Kozubaev.


