Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro menegaskan, tim besutannya tak ingin mengibarkan bendera putih dalam menghadapi Persib Bandung dan Bali United di dua pertandingan sisa Grup D turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
Langkah Persita untuk melaju ke babak berikutnya cukup berat setelah mereka menelan kekalahan 3-1 dari Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/3). Sebab, calon dua calon lawan berikutnya memiliki materi pemain lebih baik.
Persita terlebih dulu menghadapi Persib, Senin (29/3), dan diakhiri duel dengan Bali United pada 2 April. Widodo menegaskan, kekalahan ini tidak mengendurkan semangat anak asuhnya menghadapi dua pertandingan sisa.
“Meski di pertandingan pertama kami kalah, di pertandingan kedua juga belum tentu [kalah]. Sebelum 90 menit berakhir, masih ada kesempatan bagi masing-masing tim untuk memenangi pertandingan,” tegas Widodo.
“Tentu nanti ada evaluasi dari kesalahan-kesalahan kami, dan ada rotasi, karena ini pramusim. Kami juga perlu melihat kesiapan individu pemain. Jadi saya harapkan pemain tetap semangat, fokus, menjaga fighting spirit.”
Persita TangerangWidodo juga menilai ketidakadaan sosok Hamka Hamzah di barisan belakang memberikan pengaruh terhadap performa pertahanan. Namun Widodo enggan menyebutkan faktor tidak adanya Hamka menjadi penyebab lini pertahanan mudah dibolosi. Hamka sebelumnya telah menyatakan mundur dari Persita.
“Saya kira tadi bukan dari sisi golnya, tapi sumbernya yang harus kami perbaiki, kenapa mereka bisa umpan silang. Lalu ditarik ke tengah (gelandang), mengapa tidak ada yang ikut. Dalam bertahan, itu sudah harus man to man marking, tidak ada lagi zona [marking],” jelas Widodo.
Selain pertahanan, penyelesaian akhir juga menjadi perhatian Widodo. Di laga ini, Persita memiliki sejumlah peluang emas untuk menjebol gawang Persiraja, namun terbuang sia-sia.
“Kami memang tadi ada beberapa peluang juga yang tidak bisa dikonversi menjadi gol. Ini adalah bahan evaluasi kami. Di samping itu, ada beberapa pemain muda yang notabene kami mainkan punya prospek ke depannya,” ucap Widodo.
Sementara itu, kapten tim Syaeful Anwar mengakui lini belakang memiliki kelemahan yang harus diperbaiki. Syaeful menegaskan, Persita akan berusaha bangkit saat berhadapan dengan Persib.
“Kami sangat menguasai pertandingan. Beberapa peluang kami bikin, tapi minim gol, dan [lini]belakang mungkin harus diperbaiki lagi, karena sedikit kurang fokus setelah waterbreak. Mungkin itu buat pelajaran bagi kami untuk lebih baik lagi di pertandingan ke depan,” tutur Syaeful.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!




