LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Persis Solo akhirnya bisa bernafas lega setelah mereka memastikan lolos ke 16 Besar Liga 2 2017 dengan bermain imbang 1-1 melawan pesaing utama mereka, PSIR Rembang, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (4/9) sore WIB.
Hasil itu membuat Persis mengumpulkan poin 28, unggul empat angka dari PSIR. Walau kedua tim menyisakan satu laga, hasil akhir tidak akan memberikan pengaruh, karena koleksi nilai Persis sudah tak mungkin terkejar.
SIMAK JUGA: Lanjutan Laga PSIR Kontra Persis Digelar Di Stadion Kanjuruhan
Duel ini merupakan laga lanjutan yang sempat terhenti di menit ke-50 akibat adanya kericuhan suporter. Saat itu, PSIR sudah unggul pada menit ke-48 melalui Rudi Santoso.
Pelatih Persis Widyantoro sangat bersyukur Laskar Sambernyawa akhirnya lolos. Apalagi komisi disiplin (Komdis) PSSI sempat menyatakan laga itu dimenangi PSIR 3-0, karena Persis enggan melanjutkan pertandingan, karena kerusuhan. PSSI pun akhirnya menerima banding Persis, dan laga dilanjutkan di tempat netral.
SIMAK JUGA: Liga 2: Mereka Yang Ke 16 Besar & Yang Terdegradasi
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain yang berjuang maksimal, teman-teman suporter juga memberikan dukungan kepada kami, meski dari luar Stadion. Panpel juga melayani kami dengan baik. Perjalanan kami musim ini sangat unik karena banyak sekali batu sandungan,” terang Widyantoro.
“Untuk masalah persiapan babak 16 besar akan kami bicarakan dengan manajemen, karena memang ini di luar dugaan kami. Lawan di babak 16 besar saya pikir juga akan berat, karena kemampuannya di atas kami, tetapi kami masih punya Allah.”
Sementara itu, asisten pelatih David Prisma mengaku cukup kecewa dengan hasil imbang ini. Apalagi timnya bermain dengan sepuluh pemain karena ada beberapa pemain yang sudah dicoret, sisa satu cadangan pun hanya seorang kiper.
SIMAK JUGA: Persis Merasa Jadi Korban Pencopetan
“Sisa 40 menit bukan waktu sebentar. Kami bermain dengan sepuluh pemain, karena pemain sebelumnya yang ada di DSP sudah kami coret dari hasil evaluasi, karena sebelumnya kami [dinyatakan] menang 3-0. Kemudian keputusan itu diubah untuk menjalani laga lanjutan di putaran kedua,” jelas David.
"Kami mungkin akan menjalani play-off, setelah tidak lolos ke babak 16 besar, maka keinginan kami adalah bertahan di Liga 2.” (gk-48)


