Jabar Sharza - Ricky Kambuaya - Persebaya v PerselaOfficial Persebaya

Persiraja Banda Aceh Tanpa Jabar Sharza Dalam Duel Dua Tim Zona Merah

Persiraja Banda Aceh terpaksa harus memarkir satu legiun asingnya, Jabar Sharza, saat menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2021/22 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Rabu (26/1) sore WIB.

Sharza terpaksa harus menjadi penonton di laga ini, karena terbentur kesepakatan peminjaman pemain asal Afghanistan itu. Pada putaran pertama, Sharza merupakan bagian penting Persela. Namun kehadiran Selwan Al Jaberi membuat Persela melepas Sharza ke Persiraja.

Pelatih Sergio Alexandre mengutarakan, kehilangan Sharza cukup merugikan bagi tim besutannya dalam upaya mereka lepas dari dasar klasemen sementara. Sharza bisa berperan sebagai motor permainan tim.

Kendati demikian, Alexandre telah menyiapkan pengganti Sharza yang diyakini mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Menurut Alexandre, kemenangan wajib diraih setelah mereka tidak merasakannya di 18 pertandingan terakhir.

“Persiapan tentu saja sudah lebih matang dan kita bisa tampil full team di laga ini, kecuali Jabar Sharza yang tidak bisa kami mainkan, karena ada kesepakatan dalam deal transfer peminjaman pemain,” kata Alexandre dilansir laman resmi klub.

“Saya tahu Jabar tak bisa main lawan Persela, otomatis saya harus siapkan pemain lainnya. Yang jelas, tanpa Jabar, kami siap menghadapi Persela. Kalau Presiden Persela baik hati dan mengizinkan Jabar main, kami akan sangat senang sekali dan berterima kasih.”

Sementara itu, Persela juga membidik kemenangan agar segera lepas dari zona merah. Pelatih Jafri Sastra mengatakan, duel ini dipekirakan bakal menarik, karena kedua tim sama-sama ingin memanfaatkannya untuk mendulang poin. Menurutnya, sejumlah pemain dalam kondisi siap tempur.

“Kami sama-sama tim papan bawah, dan pertandingan ini akan berjalan menarik. Bisa dibilang ini pertandingan final tim papan bawah. Kami menghadapi laga ini dengan tidak mudah, karena Persiraja tentunya akan memberikan perlawanan,” tegas Jafri.

“Jeda selama satu minggu ini benar-benar kami manfaatkan untuk membenahi kekurangan. Intinya kami akan menghadapi pertandingan nanti dengan permainan kolektif. Apalagi Persiraja juga punya pelatih dan pemain baru. Kami tidak akan membiarkan Persiraja leluasa.”

Iklan
0