Persiraja Banda Aceh memilih Stadion Maguwoharjo, sebagai lokasi menghadapi lawan-lawannya saat Liga 1 dilanjutkan. Alasannya, karena tempat tersebut memiliki kualitas yang sudah teruji.
Sejatinya, Stadion Maguwoharjo merupakan kandang dari PSS Sleman. Maka dari itu, Persiraja harus berbagi tempat dengan pasukan Dejan Antonic tersebut, ketika menjamu kontestan Liga 1.
Persiraja tak bisa menggunakan markas aslinya, Stadion Harapan Bangsa, karena PT Liga Indonesia Baru (LIB), memusatkan seluruh laga Liga 1 di Pulau Jawa. Klub yang berasal dari luar Pulau Jawa dikasih tempat di sekitar Yogyakarta.
Selain Stadion Maguwoharjo, PT LIB menyiapkan dua lokasi lainnya sebagai markas klub dari luar Pulau Jawa. Tempat tersebut yakni Stadion Sultan Agung, dan Stadion Mandala Krida.
"Akhirnya kami memilih Stadion Maguwoharjo sebagai kandang nanti. Tentu kualitas stadion itu bagus karena sudah dipakai PSS di Liga 1," kata presiden Persiraja, Nazaruddin Dekgam kepada awak media.
Kendati demikian, Persiraja mesti menunggu keputusan dari PSSI dan PT LIB, disetujui atau tidak berkandang di Stadion Maguwoharjo. Dijadwalkan, pertandingan lanjutan Liga 1 digelar pada 1 Oktober 2020 dan berakhir 28 Februari tahun depan.
Abi Yazid / GoalSelain itu, Nazaruddin menginginkan ada kejelasan dari PT LIB soal lapangan latihan. Klub berjulukan Laskar Rencong tersebut ingin mendapatkan lokasi yang mumpuni buat berlatih.
"Kami minta lapangan yang memadai dan juga bus buat latihan. Jadi, kami butuh kepastian tempat latihan yang memadai, jangan sampai lapangan tidak bagus," ucapnya.
Di sisi lain, Nazaruddin menyatakan bakal mengurangi jumlah pemain yang tadinya 28 menjadi 25 saat melakoni pertandingan Liga 1. Keputusan ini diambil untuk efisiensi bujet Persiraja.
"Tiga orang yang nanti perannya kurang dibutuhkan oleh tim akan segera dinilai oleh pelatih. Pelatih kan pasti punya catatan soal pemain-pemainnya," ujarnya.
"Jika pandemi virus corona selesai dan liga kembali bergulir normal, maka ketiga pemain tersebut akan kembali bergabung dengan tim," ia menambahkan.
Terakhir kali Persiraja melakoni pertandingan Liga 1, sebelum dihentikan karena pandemi virus corona pada 14 Maret 2020. Saat itu, Feri Komul dan kolega mengalahkan Persik Kediri, satu gol tanpa balas.
