Persiraja Banda Aceh, siap melepas seluruh pemain asing yang dimilikinya. Hal tersebut merupakan dampak dari terus tertundanya keberlangsungan kompetisi di Tanah Air.
Melalui rapat komite eksekutif (Exco), PSSI mengumumkan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, ditunda hingga awal tahun depan. Hanya saja, tidak disebutkan secara jelas ketiga kompetisi tersebut dimulai.
Penundaan tersebut jadi yang tiga kali dilakukan PSSI. Sebelumnya, Liga 1 dijadwalkan berlangsung kembali pada 1 Oktober, kemudian federasi sepakbola nasional tersebut menundanya ke 1 November mendatang.
Situasi ini yang membuat Persiraja tak keberatan bila ada pemain asingnya yang memutuskan hengkang. Klub berjulukan Laskar Rencong tersebut membebaskan legiun impor untuk mencari kesebelasan baru.
"Kalau memang ada negosiasi dari klub lain, ya, kami bicarakan saja tidak ada masalah. Karena kompetisi di sini [Indonesia] tidak jelas. Intinya sampai sekarang mereka masih menjadi pemain Persiraja," kata sekretaris umum Persiraja Rahmat Djailani.
"Kami tidak bisa tahan, kalau memang ada kompetisi yang lebih jelas, dia diinginkan klub lain yang jelas. Masa kami mau tahan mereka [pemain asing] di sini dengan kompetisi yang belum jelas. Kasian pemainnya," Rahmat menambahkan.
Persiraja OfficialPada awal musim ini, Persiraja mendaratkan empat pemain asing. Mereka adalah Adam Mitter (Inggris), Vanderlei Francisco (Brasil), Samir Ayass (Lebanon), dan Bruno Dybal (Brasil).
Dari keempat pemain tersebut baru Mitter yang sudah mengucapkan salam perpisahannya. Pesepakbola berusia 27 tahun tersebut memilih cabut lantaran tidak ada kejelasan kompetisi.
Persiraja juga sudah menghentikan aktivitas latihan sejak beberapa pekan lalu. Saat ini para pemain diliburkan dan baru bakal dikumpulkan setelah ada kepastian Liga 1.
Sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, Persiraja sudah bermain sebanyak tiga kali. Hasilnya, Feri Komul dan kawan-kawan meraih satu kemenangan atas Persik Kediri satu gol tanpa balas dan ditahan Bhayangkara FC serta Madura United.
Alhasil, Persiraja menduduki peringkat tujuh klasemen. Pasukan Hendri Susilo tersebut tertinggal lima poin dari Persib Bandung, yang mengoleksi sembilan angka.
