Borneo FC gagal menggusur Madura United dari puncak klasemen sementara Liga 1 2022/23 setelah menelan kekalahan 3-2 dari Persikabo 1973 di Stadion Pakansari, Sabtu (3/9) malam WIB, pada matchday kedelapan.
Hasil itu juga menghentikan catatan lima kemenangan beruntun Borneo FC, sehingga mereka tetap berada di peringkat dua klasemen sementara dengan 18 poin, tertinggal satu angka dari Madura United. Sedangkan Persikabo tetap di posisi ketujuh dengan nilai 13.
Persikabo dan Borneo FC memperlihatkan permainan terbuka dengan tempo cepat. Kubu tuan rumah sudah bersorak kegirangan pada menit ke-14 ketika Ryan Kurnia berhasil membuka keunggulan Persikabo. Skor 1-0 ini menutup babak pertama.
Borneo FC yang tertinggal satu gol, meningkatkan irama permainan di babak kedua. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan di menit ke-55 lewat gol Fajar Faturrahman menyambut umpan terobosan Jonathan Bustos.
Hanya saja, skor imbang ini tidak bertahan lama. Selang satu menit kemudian, Persikabo kembali mengungguli lawannya lewat sontekan Tomoki Wada yang tak bisa dijangkau kiper Dwi Kuswanto. Bahkan Persikabo sukses memperbesar keunggulan saat laga berjalan satu jam melalui gol Gustavo Tocantins.
Borneo FC berusaha memperkecil ketertinggalan, dan upaya itu membuahkan hasil di menit ke-67. Umpan pemain pengganti Ahmad Nur Hardianto daru sisi kanan serangan diselesaikan Matheus Pato dengan baik.
Pesut Etam mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan tujuh menit menjelang laga usai ketika wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran heng Ryan Kurnia. Sayangnya, Bustos yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya, sehingga laga ditutup dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persikabo.
Sementara dalam laga yang berlangsung sore hari, PSIS Semarang berhasil mencuri satu angka setelah memaksa tuan rumah Persis Solo bermain imbang tanpa gol di Stadion Manahan. Hasil ini menempatkan PSIS di peringkat ke-12 dengan delapan poin, sedangkan Persis berada di posisi 14, tertinggal satu angka dari Mahesa Jenar.
Meski bermain di kandang, Persis justru memulai laga dengan lamban. Performa sebaliknya diperlihatkan PSIS yang langsung tancap gas untuk menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-19, kiper Muhammad Riyandi menepis tendangan Jonathan Cantillana.
Performa Persis mengalami perubahan, dan mulai memberikan ancaman serius di pertahanan PSIS. Kendati demikian, tidak ada satu pun gol yang tercipta di laga ini, sehingga laga ditutup dengan skor 0-0.
