Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih, angkat bicara soal surat keputusan (SK) terbaru yang diterbitkan PSSI. Ia menyayangkan mengapa SK tersebut baru keluar beberapa hari lalu.
Hakim menilai seharusnya SK PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020, terbit lebih awal. Hal tersebut karena di dalamnya ada besaran nominal gaji yang dibayar klub untuk pemain, ofisial, dan tim pelatih.
Terhitung sejak Oktober sampai dengan Desember 2020, klub diizinkan membayar pemain, tim pelatih, dan ofisial sebesar 25 persen. Besaran tersebut lebih kecil karena pada SK sebelumnya setiap kontestan diminta membayar gaji 50 persen.
"Semestinya SK diterbitkan lebih awal karena mengatur gaji Oktober. Sementara, kami baru menerima SK pada pertengahan bulan ini," kata Hakim.
Selain itu, Hakim meminta PSSI membuat aturan yang melindungi klub dengan pemain, tim pelatih, dan ofisial. "Kami butuh sokongan dari PSSI dengan regulasi yang lebih tegas."
Hakim berharap Liga 1 bisa dilangsungkan sesuai rencana. PT Liga Indonesia Baru (LIB), telah menetapkan kompetisi sepakbola kasta tertinggi Tanah Air, berlangsung pada Februari tahun depan.
Abi Yazid / Goal"Sampai sekarang PSSI dan PT LIB belum memberikan kepastian jadwal Liga 1. Meskipun kompetisi sudah ditetapkan dimulai Februari 2021, tetapi klub membutuhkan kepastian dan jaminan," ucapnya.
"Jangan sampai kejadian penundaan kompetisi Oktober lalu terulang kembali. Sebab, jika tidak ada kepastian yang jelas, klub bukan hanya rugi tetapi semua klub Liga 1 bisa bangkrut," ia menambahkan.
Liga 1 musim ini sudah dihentikan sejak pertengahan Maret lalu. Penyebabnya, karena pandemi virus corona masuk ke Indonesia, sehingga pertandingan tak bisa dilangsungkan.
Sebelum Liga 1 dihentikan, Persik telah memainkan tiga pertandingan. Klub berjulukan Macan Putih tersebut gagal meraih satu pun kemenangan saat berhadapan dengan lawan-lawannya.
Persik menahan Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC dengan skor identik 1-1. Lalu satu pertandingan lainnya dikalahkan Persiraja Banda Aceh satu gol tanpa balas.
Alhasil, untuk sementara Persik menduduki posisi 12 klasemen. Faris Aditama dan kawan-kawan tertinggal tujuh poin dari Persib Bandung yang berada di pucuk dengan koleksi sembilan angka.


