Pelatih Persik Kediri Javier Rocha mengatakan, kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang menjadi awal pembuktian Macan Putih sebagai tim yang tak pantas berada di zona degradasi.
Kemenangan itu mengangkat posisi Persik ke peringkat 14 klasemen sementara setelah sebelumnya berada di zona merah. Namun posisi mereka berpotensi tergusur jika Barito Putera mampu mengalahkan Persebaya Surabaya, Sabtu (4/12).
Rocha mengatakan, sejak awal ia sudah melihat potensi pemain yang ada di Persik. Menurutnya, dengan materi pemain seperti ini, Persik seharusnya tidak berada di papan bawah. Ia hanya berharap pemain dapat melanjutkan torehan positif.




“Sebenarnya sejak awal saya sudah yakin melihat perkembangan kami yang semakin membaik. Saya sudah bicara dengan pemain kalau Persik Kediri secara permainan sebenarnya tidak pantas di zona degradasi,” ucap Rocha.
“Tapi kami harus kerja keras untuk membuktikan itu agar tetap bisa konsisten ke depan, karena perjalanan masih jauh. Target saya posisi Persik lepas dari degradasi usai putaran pertama nanti.”
Rocha mengakui keunggulan jumlah pemain akibat kartu merah yang diterima Herwin Tri Saputra pada menit ke-53 memberikan keuntungan bagi Persik. Mereka akhirnya menjebol gawang Persita dua kali melalui Muhammad Ridwan pada menit ke-83, dan Youssef Ezzejjari selang empat menit kemudian.
“Kartu merah itu menguntungkan kami. Itulah momentum terbaik kami, sehingga saya menurunkan dua striker, karena membuat kami sedikit lebih menguasai bola,” ucap Rocha.
Sementara itu, pelatih Persita Widodo Cahyono Putro mengaku kecewa dengan kegagalan mendulang tiga angka, meski pada awal musim pernah merasakan kemenangan di saat bermain dengan sepuluh orang.
“Hasil ini memang sangat mengecewakan bagi kami. Tapi inilah sepakbola. Kami berusaha terus supaya dengan sepuluh pemain mendapat hasil positif. Waktu lawan Persela kami bisa memenangkan pertandingan. Tapi kondisi dan situasinya mungkin sekarang sudah berbeda,” kata Widodo.
“Pemain jangan sampai putus asa, dan terus memperbaiki diri untuk pertandingan berikutnya. Kami akan konsolidasi lagi ke dalam tim supaya foul-foul yang merugikan ini bisa dihindari.”
