OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra menyatakan telah menyiapkan eksekutor bila terjadi adu penalti saat menghadapi Mitra Kukar. Kedua tim akan berhadapan pada babak delapan besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/2).
Pada babak delapan besar ini, memang menganut sistem gugur. Bila kedua tim bermain imbang hingga waktu 90 menit tidak dilanjutkan tambahan waktu, melainkan langsung tos-tosan.
Oleh karena itu, wajar bila arsitek yang karib disapa Teco tersebut menyiapkan algojo untuk laga ini. Mengingat, ia ingin timya meraih kemenangan dan lolos ke semi-final.
"Soal siapa penendangnya tentu tidak bisa kami sampaikan karena termasuk strategi juga," ujar sosok berpaspor Brasil tersebut.
Selain itu, Teco menyatakan timnya dalam kondisi bagus untuk laga kontra Mitra Kukar. Makanya, ia optimistis dapat mengalahkan klub asal Tenggaring tersebut di laga nanti.
Meski begitu, Teco meminta pasukannya fokus hingga pertandingan selesai. Menurutnya, Mitra Kukar merupakan kontestan kuat, karena mereka menjadi satu-satunya klub yang belum kebobolan di Piala Presiden dan selalu menuai kemenangan pada babak penyisihan.
"Tim yang masuk ke babak delapan besar adalah tim-tim yang sudah teruji di turnamen. Meski hanya turnamen persaingan sangat ketat. Seperti diketahui banyak pertandingan keras di beberapa grup," ujarnya.
"Semua pemain mitra kukar berbahaya jika berada di kotak penalti. Jadi kami tidak akan membiarkan mereka leluasa di kotak penalti. Apalagi dengan bola," imbuhnya.


