Yoewanto Setya Beny - Persija JakartaPersija

Persija Jakarta Resmi Dapat Pengganti Shahar Ginanjar

Persija Jakarta sudah menemukan pengganti Shahar Ginanjar untuk musim 2021. Macan Kemayoran secara resmi mengumumkan Yoewanto Setya Beny sebagai rekrutan anyar.

Tenaga Shahar sudah tidak lagi dibutuhkan Persija pada musim 2021. Penjaga gawang berusia 30 tahun tersebut dilepas secara permanen ke klub Liga 2 Dewa United, beberapa hari lalu.

Bukan cuma Shahar, yang pergi ke ke Dewa United. Melainkan dua pemain muda lainnya Hamra Hehanussa dan M Rafli Mursalim, juga turut dilepas Persija dengan status pinjaman.

Kepergian Shahar, membuat Persija langsung bergerak mencari penggantinya. Beny dipilih karena kemampuannya sesuai dengan kriteria yang dicari pasukan Sudirman tersebut.

“Yoewanto Setya Beny resmi kami rekut untuk mengisi slot penjaga gawang pada kompetisi tahun 2021 ini. Setelah menjalani trial bersama tim selama satu minggu, Beny dinyatakan layak oleh staf pelatih untuk menjadi bagian dari tim Persija," kata presiden Persija Mohamad Prapanca, dikutip laman resmi klub.

Yoewanto Setya Beny - Persija JakartaPersija

Kedatangan Benny, menambah pilihan di sektor penjaga gawang Persija. Sebelumnya, klub asal ibu kota tersebut sudah mempunyai Andritany Ardhiyasa, Adixi Lenzivio, dan Cahya Supriyadi.

“Beny resmi kami kontrak selama satu musim, dengan pengalamannya bersama klub-klub seperti Badak Lampung hingga Barito Putera, saya harap bergabungnya Beny dapat memperkukuh lini pertahanan Persija, khususnya di posisi penjaga gawang,” ujarnya.

Sejauh ini Persija telah merekrut dua pemain baru untuk mengarungi musim 2021. Sebelum Beny, juara Liga 1 2018 tersebut sudah mengontrak bek asing asal Brasil Yann Motta.

Piala Menpora 2021, menjadi tempat untuk unjuk gigi Beny dan Yann di Persija. Turnamen pramusim tersebut mulai berlangsung pada 21 Maret sampai dengan 25 April mendatang.

Berdasarkan undian yang dilakukan beberapa waktu lalu, Persija menempati Grup B bersama Bhayangkara FC, Borneo FC, dan PSM Makassar. Seluruh pertandingan grup tersebut dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Juara Piala Menpora, bakal mendapat uang Rp2 miliar. Sementara untuk runner-up Rp1 miliar, lalu peringkat ketiga Rp750 juta, serta peringkat keempat Rp500 juta.

Iklan
0