Mohamad Prapanca - Persija JakartaPersija Jakarta

Persija Jakarta Rancang Laga Persahabatan Komersial

Manajemen Persija Jakarta bergerak cepat untuk mempersiapkan tim menyambut Liga 1 2023/24. Selain memburu pemain, mereka juga kini sedang merancang agenda pertandingan persahabatan komersial.

Presiden klub Mohamad Prapanca mengutarakan, Persija sudah memiliki gambaran mengenai agenda pramusim. Manajemen melakukan komunikasi dengan beberapa klub lokal untuk tampil dalam ajang trofeo.

Prapanca juga menyebutkan Persija menjalin komunikasi dengan sejumlah klub Eropa untuk melakukan pertandingan uji coba komersial. Namun Prapanca menyebutkan agenda itu belum 100 persen.

“Rangkaian uji coba komersil, sudah ada beberapa klub menghubungi, termasuk klub dari Eropa, baik melalui agen, ataupun menghubungi secara langsung. Persija pun mengajak trofeo dengan klub lokal lainnya,” ungkap Prapanca dilansir laman resmi klub.

Sedangkan mengenai perubahan skuad untuk musim depan, Prapanca menyatakan, manajemen terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan jajaran pelatih pimpinan Thomas Doll. Menurutnya, manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih terkait komposisi pemain.

“Pada prinsipnya peta skuad untuk musim depan sudah ada. Tapi saya harus melakukan pertemuan lagi dengan para pelatih, dan membicarakannya dengan wakil presiden tim, Ganesha (Putera) untuk membuat draf final skuad Persija. Rencana kami di musim depan akan lebih tinggi lagi,” ujar Prapanca.

“Melihat dari kinerja musim ini, kami merasa sudah cukup siap untuk musim depan. Mungkin kami akan menyelesaikan hal yang belum selesai di musim ini, seperti infrastruktur dan program komersial Persija. Tentunya dengan draf skuad yang sudah disetujui dengan pelatih kami.”

Prapanca merasa puas dengan hasil yang diperoleh Persija pada musim lalu, walau sempat terganggu dengan berbagai permasalahan, mulai dari ditundanya kompetisi akibat Tragedi Kanjuruhan hingga pemanggilan pemain ke tim nasional.

“Menurut saya Persija di musim 2022/2023 terbelah menjadi dua bagian, yaitu versi sebelum tragedi dan setelah tragedi. Tim ini benar-benar dalam kondisi prima sebelum tragedi,” ucap Prapanca.

“Setelah Liga 1 harus berhenti karena tragedi itu, kami memiliki banyak hal yang harus dikoreksi dengan penampilan tim. Ada beberapa tantangan seperti pemanggilan pemain untuk persiapan Piala Dunia U-20.”

Iklan
0