Posisi penjaga gawang Persija Jakarta sudah sesak. Pasukan Angelo Alessio tersebut mempunyai lima orang yang bisa dimainkan untuk mengawal pos terakhir.
Adapun lima kiper tersebut yakni Andritany Ardhiyasa, Adixi Lenzivio, Yoewanto Setya Beny, serta duo pemain muda Cahya Supriadi dan Muhammad Risky Sudirman.
Pelatih kiper Persija Ahmad Fauzi, merasa tidak masalah dengan keadaan tersebut. Ia malahan senang karena setiap penjaga gawang pasti berusaha keras untuk masuk skuat inti.
“Menurut saya, itu akan menjadi hal positif karena menghadirkan persaingan sehat di dalam tim,” kata Fauzi, dikutip laman resmi klub.
Sejak beberapa musim terakhir, Andritany selalu menjadi pilihan utama. Pria berusia 29 tahun tersebut sudah mempersembahkan beberapa gelar seperti Liga 1 2018, Piala Presiden, dan teraktual Piala Menpora 2021.
PersijaBila Andritany absen, Fauzi mengaku belum menentukan penggantinya. Ia menyebut setiap penjaga gawang yang ada di Persija mempunyai kans untuk dipasang. “Mereka bisa saling mengisi karena kualitas tidak jauh berbeda.”
Selain itu, Fauzi mengomentari penampilan Cahya dan Risky. Ia menyebut kedua kiper muda Macan Kemayoran tersebut mempunyai masa depan yang cerah.
“Keduanya punya prospek bagus, baik dari segi teknik maupun postur. Mereka punya potensi berkembang,” ucapnya.
Saat ini skuad Persija masih berlatih mandiri di kediaman masing-masing. Agenda tersebut sudah dilakukan sejak pemerintah pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Semula PPKM Darurat yang dimulai 3 Juli, bakal berakhir pada 20 Juli 2021. Namun, pemerintah memutuskan memperpanjangnya sampai 25 Juli dan mengganti nama kebijakan tersebut menjadi PPKM Level 4.


