OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Persija Jakarta memilih untuk menggunakan Stadion Manahan, Solo, sebagai kandang mereka untuk menjamu PSMS Medan. Seperti diketahui, kedua tim akan bentrok di babak semi-final Piala Presiden 2018.
Sebelumnya, Persija memang punya rencana bila lolos ke semi-final Piala Presiden, bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Akan tetapi, karena ingin memudahkan akses PSMS, klub asal ibu kota tersebut memutuskan memindahkan lokasi pertandingan.
Pertandingan babak empat besar ini menggunakan sistem kandang dan tandang, yang digelar pada 10 dan 13 Februari mendatang. Makanya, setiap klub harus menyiapkan tempat untuk menggelar pertandingan.
PSMS sendiri juga berencana menggunakan Stadion Manahan sebagai kandang mereka di babak semi-final. Artinya, jika memang disepakati, kedua tim tak harus berpindah tempat untuk melakoni dua laga di babak empat besar.
Bagi Persija, Stadion Manahan, seperti markas kedua mereka. Maklum, Ismed Sofyan dan kawan-kawan sudah sering menjalani laga di tempat tersebut bila stadion yang ada di Jabodetabek tak bisa digunakan.
"Insya Allah main di sini [Stadion Manahan], nanti kami koordinasi dulu sama Djadjang [Nurdjaman, pelatih PSMS]. Saya mau mainnya di Jakarta, tapi kasihan PSMS jauh ke sana, mending di sini saja," ucap Gede Widiade, direktur utama Persija.
Persija lolos ke semi-final setelah mengandaskan Mitra Kukar dengan skor 3-1 di babak delapan besar, Minggu (4/2) petang. Sedangkan PSMS melangkah babak empat besar, setelah menumbangkan Persebaya Surabaya lewat adu penalti dengan skor agregat 7-6.


