Marco Motta - Maman Abdurrahman - PersijaPersija

Persija Jakarta Percaya Diri Mengaum Di Seri Neraka

Manajemen Persija Jakarta tetap yakin tim Macan Kemayoran akan memperlihatkan performa lebih baik, dan mendulang hasil positif saat melakoni Seri 3 Liga 1 2021/22 yang dimulai pertengahan bulan ini.

Dibandingkan Seri 1 dan 2, jadwal pertandingan Seri 3 sangat berat. Bukan itu saja, jumlah laga pun lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Selama 46 hari, atau sekitar enam pekan, tim akan menjalani delapan pertandingan.

Selain itu, tim juga akan menghadapi kendala lapangan yang berat, mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan. Di lain sisi, lapangan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta akan digunakan dua hari sekali untuk Liga 1. Khusus Stadion Manahan Solo, lapangan juga dipakai untuk Liga 2.

Situasi tersebut menambah beban Persija dalam menjalani Seri 3. Mereka bakal menghadapi tim tangguh. Skuad besutan Angelo Alessio ini akan mengawalinya dengan Derbi Indonesia melawan Persib Bandung pada 20 November. Lima hari kemudian, mereka berhadapan dengan Bali United.

Pada 29 November Persija meladeni Borneo FC, dan empat hari kemudian bertemu TIRA Persikabo. Selepas dua laga ini, tiga laga berikutnya bakal menantang, karena bentrok dengan PSM Makassar, Bhayangkara FC, PSIS Semarang, sebelum ditutup duel melawan Persipura Jayapura.

Presiden Persija Mohamad Prapanca mengakui jadwal yang harus dijalani Marco Motta dan kawan-kawan tidak mudah. Pasalnya, sebagian besar tim yang dihadapi menempati posisi lebih baik di klasemen sementara dibandingkan Persija.

“Kami sangat paham jika tantangan di seri 3 ini semakin besar, karena Persija akan bertemu dengan tim-tim tangguh,” ujar Prapanca dilansir laman resmi klub.

“Namun sekali lagi kami masih percaya dengan kemampuan seluruh pemain. Jeda kompetisi ini, saya meminta seluruh komponen di dalam tim untuk melakukan introspeksi, dan evaluasi dari hasil seri 2.”

“Kami sepakat jika tim harus segera berbenah, dan rentetan hasil kurang baik ini harus segera dihentikan. Macan Kemayoran harus kembali mengaum, karena hanya itu yang membuat kami tetap berada pada jalur persaingan juara.”

Iklan