Kurang dari sepekan bergulirnya lanjutan Liga 1 msuim ini, Persija Jakarta mendapat kabar tidak enak. Macan Kemayoran, tidak bisa menurunkan gelandang andalannya Sandi Sute, dalam beberapa laga awal.
Sandi terpaksa menepi karena mengalami cedera fraktur tulang rusuk ketika menjalani latihan. Diperkirakan pesepakbola berusia 28 tahun tersebut absen lebih dari sebulan.
Situasi tersebut membuat pelatih Persija Sudirman, mesti putar otak untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Sandi. Perannya di lini tengah hampir tak tergantikan dalam setiap laga.
Sepanjang musim lalu Sandi tampil sebanyak 26 kali dari 34 pertandingan yang dimainkan Persija dan mampu mengemas satu gol. Kelebihannya dalam membaca gerak lawan dan memutus serangan menjadi alasan pria asal Palu tersebut dipasang.
"Sute akan mengikuti proses pemulihan secara intensif dengan tim medis Persija selama enam pekan, sebelum kembali merumput," kata dokter Persija Donny Kurniawan dikutip laman resmi klub.
Goal IndonesiaPersija sudah melakukan persiapan sejak Agustus lalu dengan beberapa kali pertandingan uji coba. Ismed Sofyan dan kawan-kawan menunjukkan progres yang positif selama latihan dilangsungkan.
Akan tetapi, skuad Persija belum komplet. Satu pemain asing yakni Marco Motta masih berada di negara asalnya, Italia, karena belum mencapai kesepakatan kontrak baru yang disodorkan manajemen.
Arema FC menjadi lawan pertama yang dihadapi Persija selepas Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona. Duel tersebut dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Malang, 3 Oktober mendatang.
Pada lanjutan Liga 1 musim ini, Persija memutuskan tidak berkandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pasukan Sudirman tersebut memilih bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk menjamu lawan-lawannya.
Berbagai pertimbangan jadi alasan Persija, memilih tidak bermain di Jakarta. Efisiensi bujet jadi satu di antaranya karena harga sewa Stadion Sultan Agung, lebih murah dibanding SUGBK.
Sebelum kompetisi dihentikan Persija sudah tampil sebanyak dua pertandingan. Kesebelasan yang identik dengan warna merah tersebut meraih satu kemenangan, dan satu imbang sehingga menduduki peringkat sembilan dengan raihan empat poin.


