Tragedi berdarah kembali mewarnai sepakbola Indonesia. Seorang suporter Persija Jakarta Haringga Sirila, tewas dikeroyok saat ingin menyaksikan timnya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan (GBLA).
Kejadian tersebut membuat PSSI menghentikan Liga 1 2018. Kompetisi kasta teratas Tanah Air, tidak bergulir sampai dengan waktu yang tidak ditetapkan.
Persija berharap insiden tersebut tidak lagi terulang. Bahkan, Macan Kemayoran menginginkan para The Jakmania, melaksanakan kegiatan yang berguna.
"Melakiukan kegiatan yang ada faedahnya untuk perdamaian, khususnya di sepakbola, dan perdamaian untuk seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya," demikian isi surat yang ditandatangani Gede Widiade selaku direktur utama Persija.
"Tidak menyebarkan/membuat ujaran kebencian, berita palsu, atau bentuk provokasi lain yang kontra produktif dengan upaya mengakhiri kekerasan dan kengerian di sepakbola Indonesia."
"Mendorong pemerintah lebih aktif di dunia cyber, dalam membendung suasana keruh di media sosial."



