Persija Barat telah punya sosok yang dirasa tepat untuk menjadi ketua umum PSSI yang baru. Klub Liga 3 tersebut bakal mengusulkan mantan Wakil Rektor Universitas Indonesia dan ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Hamid Chalid.
Usulan tersebut bakal disampaikan Persija Barat kepada Asprov PSSI DKI Jakarta yang jadi voters di Kongres Luar Biasa PSSI nanti. Dijadwalkan agenda tersebut digelar pada 13 Juli mendatang.
Ada beberapa alasan yang membuat Persija Barat ingin mengusung Hamid. Satu di antaranya ia dinilai sangat peduli dengan sepakbola usia dini yang ada di tanah air.
Hal ini terlihat saat Hamid ikut serta membangun Saelan Football Academy yang kini punya lapangan indoor. Saelan Football Academy sendiri merupakan wujud dari cita-cita mantan kiper timnas, Maulwi Saelan yang belum tercapai.
Maulwi Saelan, yang juga pejuang kemerdekaan Indonesia, adalah pendiri Sekolah Al-Azhar Syifa Budi yang kini memiliki belasan cabang di seluruh Indonesia. Hamid mewarisi kepemimpinan atas jaringan sekolah tersebut sejak wafatnya Almarhum Maulwi Saelan di penghujung 2016.
"Selain dia saat ini sedang mempersiapkan football training center di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 bekerjasama dengan Pengembang Agung Sedayu Group. Dia sudah teken MoU dengan owner PIK 2 soal pendirian Al-Azhar Syifa Budi International School dan 1 stadion mini dengan standar FIFA," kata CEO Persija Barat FC, Taufik Jursal.
Selain stadion mini, PIK 2 juga akan membangun satu lapangan latihan (football training ground) dan wisma untuk 150-200 pemain. "Ini lengkap dengan fasilitas modern di dalamnya."
Menurut Taufik, Hamid sudah sejak awal bekerja sama dengan EDF La Liga Academy atau Akademi La Liga dalam mengembangkan SSB Saelan Football Academy. Dia juga melakukan terobosan dengan memasukkan sepakbola sebagai kurikulum di sekolah.
"Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Kemang menjadi sekolah pertama dan mungkin satu-satunya yang memasukkan kurikulum sepakbola jadi mata pelajaran minat khusus dan telah dilaporkan ke Depdiknas," ucapnya.
Taufik juga menjelaskan, Hamid terinspirasi dengan semangat mertuanya Maulwi Saelan yang pernah menjadi Ketua Umum PSSI. "Dia punya relasi yang luas untuk menggarap sepakbola lebih bermartabat dan profesional. Juga dengan pengalamannya yang banyak di UI."

