Persib Bandung masih menunggu keputusan laga melawan Persija Jakarta, yang awalnya dijadwalkan kick-off pada 28 Mei lalu, di Stadion Gelora Bung Karno, namun batal karena alasan izin kepolisian.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan bahwa laga itu bakal dilaksanakan 30 Juni nanti, tapi belum memastikan venue pertandingan. Sementara pihak Persija punya ide untuk menjamu Persib di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.
"Kami tim tamu, nurut saja mau main di mana. Semua LIB yang mengatur. Kalau LIB memutuskan harus main di PTIK, sudah mau tak mau kami ikut," ungkap Teddy Tjahyono, direktur PT Persib Bandung Bermartabat.
PTIK yang sejatinya adalah markas Bhayangkara FC hanya memiliki tribun tunggal berkapasitas maksimal 2000 penonton, dan LIB sendiri sangsi untuk mengizinkan Persija menjadikannya markas ketika menjamu Persib.
"Logikanya tidak mungkin diizinkan main di PTIK dengan penonton. Kalau pun di PTIK, pasti tanpa penonton. Secara, tribun stadion tak bisa menampung banyak penonton," beber Teddy.
"Jika tanpa penonton, buat Persib senang-senang saja, karena tak ada suporter Persija. Istilahnya seperti main di tempat netral saja," pungkas pria yang juga pengusaha tersebut.
