Penyelenggaraan Piala Menpora 2021 kembali mendapat sorotan. Setelah PSS Sleman, kini giliran manajemen Persib Bandung yang menyebut kick-off turnamen pramusim tersebut tidak ideal.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahono merasa lega kepolisian akhirnya mengeluarkan izin untuk menggelar pertandingan sepakbola di tengah pandemi virus Corona.
Namun Teddy menyesalkan kebijakan menggelar turnamen pramusim yang dimulai pada 20 Maret hingga 25 April. Menurut Teddy, waktu yang tersedia bagi klub untuk mempersiapkan tim sangat tidak ideal.
Teddy menyatakan, saat ini banyak pemain Persib sedang berada di kampung halaman masing-masing setelah mereka meniadakan agenda latihan akibat belum adanya kejelasan Liga 1 2021. Mendatangkan pemain lokal ini tidak bisa dilakukan dalam sekejap.
Sedangkan untuk mendatangkan pemain asing lebih repot lagi. Sebab, mereka harus melalui berbagai prosedur untuk datang ke Indonesia, termasuk menjalani karantina selama 14 hari.
Goal Indonesia“Sampai hari ini enggak ada satu klub yang memulai latihan, selain Bali [United]. Nah sekarang bayangkan memanggil pemain-pemain yang di luar Bandung butuh berapa hari? Tiga sampai empat hari,” cetus Teddy diwartakan laman Simamaung.
“Pemain luar negeri harus dikenakan karantina 14 hari. Nah itu mereka bisa kumpul tanggal berapa, 20 hari dari sekarang.”
Situasi itu membuat tim praktis hanya mempunyai sedikit untuk menggelar persiapan. Kondisi ini tidak ideal, mengingat pemain sudah lama tidak merasakan latihan bersama tim. Teddy menjelaskan, waktu persiapan ideal paling sedikit adalah enam pekan.
“Terus cuma mau latihan sepuluh hari, lalu ikut turnamen? Pemain butuh dua bulan untuk persiapan, Jadi jadwal yang dibuat sebenarnya tidak masuk akal untuk dilaksanakan. Akhir April deh [idealnya]. Maret sangat tidak ideal,” kata Teddy.
Sementara itu, panitia pelaksana pertandingan (panpel) Persib menegaskan siap menjadi tuan rumah. Fase grup Piala Menpora rencananya akan digelar di empat kota, yakni Solo, Bandung, Sleman dan Malang.
“Kalau memang Bandung ditunjuk jadi tuan rumah, dan panpel diminta bantuan untuk turut serta, kami pasti akan ikut. Pasti kan nanti bakal ada workshop lagi, pembaharauan regulasi,” ujar general koordinator laga kandang Persib Budhi Bram Rahman.
Bram menambahkan, pihaknya tidak bisa menentukan stadion yang akan dipakai, baik Si Jalak Harupat (SJH) maupun Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun Bram menegaskan, kedua stadion tersebut siap untuk menggelar pertandingan.
“Saya tidak bisa menentukan, karena di turnamen itu ada beberapa tim. Saya kembali lagi ke manajemen saja, kalau mau bermain di GBLA, ya harus dipersiapkan juga, Jalak juga seperti itu. GBLA dan SJH tetap masih terpelihara, tidak dibiarkan begitu saja,” imbuh Bram.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!


