OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Jabatan Fernando Soler di Persib Bandung kini menimbulkan pertanyaan. Itu lantaran, dalam daftar susunan pemain, pria asal Argentina tersebut terdaftar sebagai alih bahasa.
Menanggapi hal ini, sekretaris Maung Bandung Yudiana angkat bicara. Menurutnya, jabatan Soler sudah sesuai dengan ketentuan regulasi yang diterapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang tercantum pada pasal 30 ayat 5.
Ini lantaran, setiap klub memang hanya bisa mendaftarkan satu asisten pelatih di Liga 1. Alhasil, Persib memilih Herrie Setyawan yang didaftarkan untuk posisi tersebut seperti musim lalu.
"Manajemen patuh kepada regulasi yang diterbitkan oleh pihak LIB, yang mana tertera di situ jika jabatan seorang asisten pelatih hanya boleh diisi oleh satu orang," kata Yudiana dikutip laman resmi klub.
"Jadi dengan mengikuti aturan dari LIB, Soler di sini menjabat sebagai penerjemah daripada Mario Gómez, yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemain dan pelatih," tambahnya.
Lebih lanjut, Yudiana menyatakan kalau saat ini Soler sedang melakukan proses persamaan lisensi kepelatihan. Itu karena ada perbedaan antara Argentina dengan AFC soal hal tersebut.
"Yang bersangkutan juga sebenarnya memiliki lisensi kepelatihan di Argentina. Namun itu masih dalam proses persamaan dengan lisensi kepelatihan yang ada di kita, yaitu yang diterbitkan AFC. Tapi, tetap saja setelah proses itu misalkan selesai, asisten pelatih Persib adalah Herrie," ujarnya.


