Robert Rene Alberts - Persib BandungAlvino Hanafi

Persib Bandung Belum Ancang-Ancang Gelar Latihan Bersama

PSSI telah menetapkan Liga 1 2021/22, dimulai pada 20 Agustus mendatang. Akan tetapi, Persib Bandung belum ancang-ancang untuk menggelar latihan bersama.

Sudah satu bulan lebih skuad Persib berlatih mandiri di kediaman masing-masing. Keputusan tersebut diambil karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai sejak 3 Juli 2021.

Bila tidak diperpanjang kembali, PPKM Darurat yang kini namanya menjadi PPKM Level 4, berakhir pada 9 Agustus mendatang. Makanya, pelatih Persib Robert Rene Alberts, menunggu perkembangan situasi untuk memulai latihan bersama. 

"Saat ini, kami masih menantikan beberapa hal terkait masa PPKM dan surat resmi dari pemerintah lokal yang mengizinkan Persib sebagai klub profesional agar diperbolehkan menggunakan stadion untuk berlatih," kata Robert.

"Dan setelah itu surat resmi dari LIB dan PSSI tentang kepastian kapan liga akan dimulai, karena dengan itu kami bisa menyusun program secara spesifik untuk pemain," Robert menambahkan.

Persib BandungPersib Bandung

Robert meminta para pemain Persib untuk meningkatkan intensitas latihan mandiri. Upaya tersebut dilakukan supaya ketika kembali berkumpul, pasukan Maung Bandung bisa langsung diberikan materi lanjutan.

Hanya saja, Robert mengingatkan anak asuhnya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ia tak ingin ada pemain Persib yang abai karena bisa terinfeksi virus corona.

"Harus dipastikan situasi lingkungan sekitar mereka aman. Kami tetap mengingatkan pemain untuk tetap menjaga diri agar tetap sehat dan aman," ucapnya.

"Hindari tempat ramai dan lakukan program latihan dalam lingkungan yang aman, dan kirimkan laporannya," eks juru formasi PSM Makassar tersebut melanjutkan.

Selain itu, Robert meminta para pemain Persib untuk terus menjaga semangat. Ia menyebut bakal menggelar latihan bersama setelah adanya izin.

"Kami meminta pemain untuk mengirimkan hasil latihan itu, berupa denyut jantung, jarak tempuh dan intensitas," ujar pria berpaspor Belanda tersebut.

Iklan
0