Otavio Dutra - Persija JakartaAbi Yazid / Goal

Persiapan Mepet Tak Masalah, Otavio Dutra Menanti Persija Jakarta Latihan Bersama

Bek Persija Jakarta Otavio Dutra, mengaku belum tahu kapan latihan besama dimulai. Ia menyatakan masih menanti instruksi dari manajemen Macan Kemayoran.

Persija sudah melakukan test swab PCR untuk para pemain, kemarin (5/8). Hal tersebut menjadi pertanda pasukan Angelo Alessio, bakal berkumpul untuk memulai persiapan Liga 1 2021/22, dalam waktu dekat.

Saat ini skuad Persija, masih berlatih mandiri dari kediaman masing-masing. Agenda itu sudah dilaksanakan semenjak pemerintah pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 Juli 2021.

"Belum ada arahan untuk melakukan latihan bersama. Sejauh ini saya terus melakukan latihan mandiri di rumah untuk bisa menjaga kondisi," kata Dutra, saat dihubungi awak media.

Selain itu, Dutra menyambut positif Liga 1 2021/22, bakal dimulai pada 20 Agustus mendatang. Walau, ia menyadari tak bisa melakukan persiapan maksimal untuk bertanding.

Otavio Dutra - Thiago Pereira - Maike de Lima - PersijaPersija Jakarta

Seluruh klub sudah sepakat memulai Liga 1 2021/22 di tanggal tersebut. Kesepakatan itu terjadi setelah perwakilan kontestan melakukan rapat virtual dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), Rabu (4/8).

"Menurut saya tidak masalah persiapan mepet, bagi saya yang penting liga jalan supaya pemain bisa kerja lagi. Kita juga sudah persiapan beberapa kali tapi apa yang terjadi liga tidak jalan," ujarnya.

"Meskipun tidak ada persiapan yang matang, tapi saya yakin dalam tiga pertandingan kondisi dan mental pemain bisa kembali seperti semula dan itu pun harus dijaga dengan baik oleh tim," ia menambahkan.

Format Liga 1 2021/22 menggunakan bubble to bubble dengan sistem enam seri dan tiga klaster. PT LIB akan merilis jadwal pertandingan pada 13 Agustus 2021, atau satu pekan sebelum kompetisi dimulai.

Tempat yang dipilih untuk menggelar pertandingan berada di zona hijau atau zona aman. PT LIB bakal melihat grafik penurunan angka kasus penyebaran virus corona untuk menentukan lokasinya.

Iklan
0