Pemain Bali United Irfan Jauhari, berjanji mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya saat pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-22, digelar. Ia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
TC tersebut menjadi persiapan timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games tahun ini. Sebanyak 36 pemain dipanggil mengikuti agenda yang berlangsung di Jakarta, pada 8-28 Februari mendatang.
"Pastinya sangat bersyukur dan senang karena diberi kesempatan. Tentu saya harus memaksimalkan kesempatan ini," kata Irfan kepada awak media.
Lebih lanjut, Irfan menyampaikan ada kekurangan yang perlu diperbaikinya dalam TC tersebut. Ia memahami manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, bakal melakukan agenda ini dengan intensitas latihan yang tinggi.
"Kesiapan tentunya harus siap karena ini tugas negara. Motivasi saya selalu bekerja keras untuk negara. Fisik sangat penting dan saya harus lebih meningkatkanya lagi," ucapnya.
PSSISelain Irfan, ada tiga pemain Bali United lain yang dipanggil dalam TC timnas Indonesia U-22. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Muhammad Sidik Saimima dan I Kadek Agung Widnyana.
Sebelum terbang ke Jakarta, Irfan bersama tiga rekannya itu telah melakukan swab test yang digelar manajemen Bali United, beberapa hari lalu. "Iya benar, kemarin sudah ikut (swab test)."
Dalam TC kali ini, ada delapan pemain timnas Indonesia U-19 yang diajak ambil bagian. Selain Irfan, lainnya yakni Erlangga Setyo, Bagas Kaffa, Pratama Arhan, Rizky Ridho, Genta Alparedo, Braif Fatari, dan Saddam Emiruddin.
Pada SEA Games tahun ini Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, menargetkan timnas Indonesia U-22, mendapat medali emas. Persiapan maksimal mesti dilakukan untuk mencapai target yang diberikan tersebut.
Terakhir kali skuad Merah Putih mendapatkan medali emas SEA Games terjadi pada 1991. Setelah itu, tidak pernah lagi timnas Indonesia meraihnya.
Saat SEA Games dua tahun lalu yang dilaksnakan di Manila, Filipina, timnas Indonesia U-22 hampir saja mendapatkan medali emas. Sayang, Osvaldo Haay dan kawan-kawan dikalahkan Vietnam di pertandingan final.
Raihan tersebut lebih baik dibandingkan ketika SEA Games 2017, digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, timnas Indonesia U-22, hanya mendapat medali perunggu.


