OLEH DONNY AFRONI & HAMZAH ARFAH
Manajemen Persela Lamongan akan membantu panitia pelaksana (panpel) Persegres Gresik United untuk menjamu Sriwijaya FC dan Bali United di dua laga sisa Laskar Joko Samudro di Liga 1 2017.
Gresik United terpaksa mengungsi, karena GOR Tri Dharma yang berada satu kompleks dengan Stadion Petrokimia akan menjadi tuan rumah turnamen bola voli putra tingkat Asia.
SIMAK JUGA: Gresik United Mau Hijrah Ke Lamongan
“Kemarin ketua panpel Persegres sudah datang ke sini [Lamongan], dan meminta izin untuk memakai Stadion Surajaya. Kami izinkan, kebetulan juga laga home Persela tidak berbarengan,” ujar sekretaris tim Persela Muji Santoso kepada Goal Indonesia.
Berdasarkan jadwal, Persela melakoni laga tandang ke markas Persiba Balikpapan pada 23 Juli, sedangkan Gresik United menjamu Sriwijaya FC sehari kemudian. Pada 28 Juli, Persela menerima kedatangan Barito Putera, sementara Gresik United menyambut Bali United tiga hari berikutnya.
Muji menambahkan, Persela akan terlibat dalam kepanitian di dua pertandingan tersebut. Hanya saja, mereka tidak ikut campur dalam urusan perizinan kepada kepolisian, maupun masalah tiket. Menurut Muji, ketua panpel Gresik United sudah mengajukan izin ke Polres Lamongan.
SIMAK JUGA: Hanafi: Lawan Kami Seperti Anak Kecil
“Dari panpel Persegres maunya yang menangani dari Persela, kami siap. Dari sisi lapangan dan sarana lainnya kami akan bantu. Sedangkan perizinan kepolisian diurus Gresik. Kemarin pak Anam sudah ke Polres, seharusnya sudah keluar izinnya hari ini [kemarin]. Tapi kami masih tunggu juga,” jelas Muji.
“Persegres juga sudah meminta agar ticketing tetap Persela yang mengurusi. Tapi untuk urusan ticketing kami tidak mau sepenuhnya Persela, karena kami tidak enak, sebab ini terkait bisnis. Harus ada orang dari Gresik yang terlibat di dalamnya, ya untuk mengawasi kami.” (gk-43)



