LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi merasa diperlakukan tidak adil terkait jadwal bertanding tim besutanya. Gresik United terkendala recovery pemain menjelang duel melawan Semen Padang, Jumat (21/4) sore WIB di Stadion Petrokimia.
Hal ini disebabkan penggawa Gresik United baru tiba di Kota Santri kemarin setelah bertanding di Jayapura melawan Persipura. Praktis mereka hanya mempunyai waktu beristirahat selama satu hari.
SIMAK JUGA: Hanafi Semringah Gresik United Curi Poin Di Jayapura
Menurut Hanafi, kondisi berbeda dialami Semen Padang. Tim Kabau Sirah memiliki waktu beristirahat lebih banyak dibandingkan anak asuhnya. Hanafi tak akan mempermasalahkan bila tim lain juga mengalami nasib sama seperti anak asuhnya.
“Itu yang bikin masalah. Ini sekarang [kemarin] kami baru datang, besok [Hari ini] sudah coba lapangan, dan besoknya lagi harus main. Kemarin saat mereka istirahat, kami masih main. Kami juga harus perjalanan Papua ke Surabaya. Yang jelas capek lah,” cetus Hanafi kepada Goal Indonesia.
“Sudah disambati [dikeluhkan] saat ISC, sekarang diulangi lagi. Kalau [recovery] semua tim empat hari, ya ayo, semua empat hari enggak apa-apa. Tapi kalau tim lain lima hari, tujuh hari, sementara kami empat hari, tiga hari, ini bagaimana? Kalau empat hari semua, kami siap.”
SIMAK JUGA: Gresik United Paksa Persipura Berbagi Angka
Di lain sisi, Hanafi tidak mempermasalahkan absennya Satria Tama dan Arsyad Yusgiantoro, karena harus menjalani pemusatan latihan timnas Indonesia U-22. Menurut Hanafi, ia sudah menyiapkan pengganti untuk pemain yang absen.
“Pasti ada perubahan, tapi tidak sampai pincang-pincang. Tetap ada evaluasi, mana pemain yang [kondisinya] terbaik, itu yang akan ditampilkan lawan Semen Padang,” pungkasnya. (gk-43)


