Persebaya SurabayaPersebaya Surabaya

Persebaya Surabaya Tak Mau Leha-Leha Hadapi PSS Sleman

Persebaya Surabaya tetap membidik kemenangan pada laga pamungkas Grup C Piala Menpora 2021, yang dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 7 April nanti. Saat ini, Persebaya sebenarnya sudah lolos dari fase grup.

Green Force mengemas tujuh poin dari tiga penampilan, hasil mengalahkan Persik Kediri, Madura United, kemudian bermain imbang melawan Persela Lamongan. Makanya laga terakhir kontra PSS Sleman sudah tak menentukan.

Bagaimana pun, Aji Santoso selaku pelatih Persebaya tetap mau anak asuhnya bermain maksimal saat meladeni Super Elang Jawa. Berbeda dengan Persebaya, PSS belum menemukan konsistensi permainan dan juga hasil.

"Meski sudah lolos kami tidak mungkin leha-leha. Kami tetap fight untuk menang. Ini juga sebagai ujian pemain," tegas Aji dilansir dari laman resmi Persebaya.

"Kalau mereka bisa terus memberikan yang terbaik saat dipasang, bukan tidak mungkin dia akan terus menempati posisinya sebagai starter. Hitung-hitung persiapan sebelum liga," sambung Aji menambahkan.

Persebaya SurabayaPersebaya Surabaya

Beberapa pemain Persebaya pada Piala Menpora memang belum mendapatkan kontrak tetap, salah satunya Rivaldi Bawuo. Eks striker Arema FC itu masih menjalani kontrak turnamen, dan belum menemukan performa maksimal.

Sementara itu, PSS dalam tekanan karena mereka dianggap tidak bisa bermain dengan baik selama Piala Menpora. Dejan Antonic malah mendapat kecaman dari segelintir suporter, setelah PSS baru bisa meraih satu kemenangan saja.

Wahyu Sukarta, gelandang PSS, menilai bahwa timnya sedang dalam masa transisi dan adaptasi. Banyak pemain baru datang, dan masih menyesuaikan bagaimana ramuan Dejan harus dijalankan. Makanya, PSS belum konsisten selama Piala Menpora.

"Persiapan kami lakukan seperti biasa, tapi saya dan teman-teman punya motivasi lebih karena alhamdulillah ada kesempatan untuk bisa melaju ke babak selanjutnya,” ujar Wahyu dikutip dari situs resmi PSS.

“Inti dari latihan tadi juga ada reaksi untuk defend ketika lawan posession, di mana saat mereka salah kita bisa rebut, harus menyerang dan mencetak gol. Terakhir ada finishing,” imbuhnya.

“Apalagi dengan materi pemain yang baru, bukan materi yang lama saja. Kami sendiri juga memang perlu adaptasi dengan pemain satu dengan pemain yang lain,” tutup Wahyu, mengenai adaptasi yang sedang dijalani skuad PSS.

Wahyu Sukarta - PSSPSS Sleman
Iklan
0