Persebaya Surabaya hanya mampu meraih satu poin ketika menghadapi Persik Kediri, pada lanjutan Liga 1 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (28/11). Pertandingan tersebut tuntas dengan skor tanpa gol.
Sebetulnya, Persebaya memegang penuh kendali permainan dengan penguasaan bola 62 persen berbanding 38 persen. Bajul Ijo, juga mencetak sejumlah peluang untuk cetak gol.
Bukan itu saja, Persebaya total melepas 16 tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran. Akan tetapi, tidak ada satu pun yang mampu menjebol gawang Persik.
Menanggapi hasil tersebut pelatih Persebaya Aji Santoso merasa kurang beruntung. Ia menyebut anak didiknya sudah berusaha keras untuk mengalahkan Persik.
"Kami sebenarnya bermain cukup oke, menguasai pertandingan. Hanya kami tidak dinaungi faktor keberuntungan karena beberapa kali ada peluang yang seharusnya terjadi gol tidak jadi gol, masih ditolong oleh tiang gawang," kata Aji.
Aji merasa pasukannya masih kurang mantap dalam memaksimalkan peluang. Persoalan tersebut yang perlu dibenahinya agar Persebaya, bisa kembali ke jalur kemenangan.
"Secara keseluruhan kami main tidak ada masalah, tujuh pertandingan yang sudah kami lakukan anak-anak sudah tampil cukup bagus," ucapnya.
Selain itu, Aji menyatakan absennya Jose Wilkson turut mengurangi kekuatan Persebaya. Pesepakbola berusia 29 tahun tersebut tidak dimainkan akibat belum dari cedera.
"Kami memang sudah mencoba beberapa alternatif dengan komposisi pemain seperti ini. Persik sendiri juga tampil cukup bagus. Jadi pertandingan ini tidak mudah. Menurut saya ini kami sayangkan, karena dari hasil tidak menang," ujarnya.
Sedangkan pemain muda Persebaya Merselino Ferdinan, memuji lini pertahanan Persik. Ia menyebut para pemain Macan Putih, tampil sip sehingga menyulitkan timnya untuk cetak gol.
“Faktor keletihan, mungkin juga mempengaruhi kondisi kami. Karena [jadwal] terlalu mepet juga,” tutur Marselino.




