Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Aji Santoso - PersebayaPersebaya Official

Persebaya Surabaya Lega Pemain Asing Divaksin

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso merasa lega seluruh pemain asing Bajul Ijo telah disuntik vaksin COVID-19 yang membuat mereka tidak terbentur aturan Liga 1 2021/22.

Keempat pemain Persebaya, yakni Alie Sesay, Bruno Moreira, Taisei Marukawa, dan Jose Wilkson kemarin telah disuntik vaksin astrazeneca dosis pertama di kantor pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Aji mengaku kini sudah lega dengan status legiun asing mereka. Sebelumnya Aji sempat merasa galau, karena belum seluruh pemainnya divaksin, terutama pemain asing, sehingga mereka terancam tidak bisa dimainkan ketika Liga 1 bergulir pada 27 Agustus.

“Alhamdulillah semua sudah divaksin, karena persyaratan dari liga begitu. Saya apresiasi kepada semua pihak yang membantu khususnya Pemprov Jatim. Apalagi kan tidak menggangu program latihan, karena hari ini (kemarin) libur,” terang Aji dilansir laman resmi klub.

Libur latihan ini juga memberi kesempatan kepada pemain asing untuk beristirahat. Hal itu dimaklumi, karena mereka yang disuntik vaksin akan mendapatkan dampak berbeda bergantung kepada imun tubuh.

“Tidak ada rasa takut. Justru saya senang sudah divaksin. Kami jadi bisa lebih fokus dengan persiapan kompetisi, karena kami sudah memenuhi syarat,” ucap Wilkson.

Kelegaan serupa juga diperlihatkan Taisei, meski sempat merasakan gugup ketika melihat jarum suntik. Menurut pemain asal Jepang ini, ia sekarang bisa fokus sepenuhnya menyambut Liga 1 pada pekan depan.

“Ini bukan soal vaksinnya, tapi saya tidak suka jarum suntik sejak kecil. Jadi saya agak gugup. Tapi saya lega setelah disuntik ternyata tidak begitu sakit. Saya juga tidak merasakan efek apapun. Saya sekarang merasa lebih siap untuk bertanding,” tutur Taisei.

Sementara itu, manajemen Persebaya mengaku sempat kesulitan mendapatkan vaksin untuk pemain asing. Sebab, pemberian vaksin diutamakan kepada masyarakat Indonesia untuk menekan angka kasus pandemi COVID-19.

“Kami sempat cari-cari informasi untuk vaksin pemain asing, [mulai] dari LIB (Liga Indonesia Baru), PSSI dan pemerintah,” ungkap sekretaris tim Ram Surahman.

“Alhamdulillah kami sampaikan terima kasih pada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa karena sudah dibantu untuk mendapatkan vaksin bagi pemain asing. Ini sangat membantu untuk kelancaran Persebaya berkompetisi.”

Pemberian vaksin ini merupakan salah satu persyaratan seorang pemain bisa diturunkan di sebuah pertandingan berdasar rekomendasi satuan tugas (Satgas) penanganan COVID-19 kepada PSSI.

Dalam surat rekomendasi itu disebutkan, setiap anggota tim yang mengikuti kegiatan sebagaimana dimaksud harus sudah divaksin dosis kedua, dan wajib melakukan tes rapid antigen/PCR dengan hasil negatif sehari sebelum kegiatan.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google