Persebaya Surabaya tengah berupaya pemain asing untuk mendapatkan vaksin virus corona. Sampai sekarang belum ada satu pun legiun impor yang menerimanya.
Pemerintah sedang menggalakkan program vaksinasi virus corona secara gratis. Tujuannya, untuk menekan penyebaran virus corona di Tanah Air, yang kembali meroket.
Namun, prioritas yang mendapat vaksinasi gratis adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan, untuk Warga Negara Asing (WNA), ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi.
"Hari ini Johan Yoga dan Fernando Pamungkas yang ikut vaksin. Kita kejar terus agar semua pemain mendapatkan vaksin. Karena kabarnya akan jadi salah satu syarat pendaftaran," kata sekretaris tim Ram Surahman, dikutip laman resmi klub.
"Kalau untuk pemain asing sedang kita usahakan mendapatkan vaksin juga. Kalau untuk program pemerintah seperti hari ini kan khusus WNI. Tapi pasti mereka sudah dapat vaksin sebelum kompetisi," Ram menambahkan.
Persebaya SurabayaSementara itu, Persebaya dipercaya Kodam V Brawijaya buat menyukseskan kegiatan vaksinasi. Bajul Ijo dikasih jatah vaksin untuk dibagikan ke masyarakat khususnya suporter Bonek.
"Alhamdulillah kita berhasil membantu 700 Bonek untuk mendapatkan jatah vaksin. Ini berkat bantuan Kodam V Brawijaya yang mempercayakan Persebaya sebagai salah satu penyalur jatah vaksin untuk masyarakat. Terima kasih Kodam V Brawijaya. Kita juga berterimakasih kepada Bonek yang antusias untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini," ucapnya.
Bonek merespons baik program vaksinasi yang digelar di Lapangan Makodam V Brawijaya, Minggu (4/6). Cuma dibutuhkan waktu sekitar 20 menit dibutuhkan sejak dibuka pendaftar langsung melewati kuota.
"Mohon maaf, kita sampai harus menolak dan tidak bisa memberikan kesempatan vaksin bagi beberapa pendaftar, karena memang kuota terbatas," ujarnya.


